- Sebuah studi baru menemukan hal penting tentang kesehatan reproduksi.
- Mengonsumsi antioksidan dalam jumlah besar secara teratur bisa berbahaya.
- Antioksidan itu tampak merusak DNA pada sel sperma.
- Anak yang lahir menunjukkan perubahan pada bentuk tengkorak dan wajah.
- Perubahan mencakup jarak mata yang lebih dekat dan tengkorak lebih kecil.
- Perubahan ini lebih terlihat pada anak perempuan dalam penelitian.
- Studi dilakukan pada tikus percobaan oleh tim peneliti.
- Para peneliti menyarankan pria yang merencanakan anak untuk berhati-hati.
Kata-kata sulit
- antioksidan — zat yang melawan kerusakan oleh radikal bebas
- DNA — molekul yang membawa informasi genetik
- sel sperma — sel yang membawa materi genetik pria
- tengkorak — tulang kepala yang melindungi otak
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- menyarankan — memberi saran atau meminta berhati-hati kepada orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu tahu apa itu antioksidan?
- Apakah menurutmu pria yang merencanakan anak harus berhati-hati dengan suplemen?
- Pernahkah kamu membaca berita tentang penelitian pada tikus percobaan?
Artikel terkait
PAHO Terbitkan Panduan untuk Mengobati Tungiasis
PAHO menerbitkan panduan berbasis bukti untuk pengobatan tungiasis. Panduan merekomendasikan dimethicone viskositas rendah, menentang pencabutan manual tidak aseptik, dan mengingatkan perlunya tindakan klinis, komunitas, dan lingkungan.
Alat untuk Mengurangi Kebencian Partisan di Linimasa X
Peneliti membuat ekstensi yang menata ulang linimasa X untuk menurunkan unggahan bermusuhan tanpa menghapusnya atau bekerjasama langsung dengan platform. Percobaan menunjukkan pengurangan rasa permusuhan dan peningkatan rasa hangat antarpendukung partai.
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.