- Sebuah studi baru menemukan hal penting tentang kesehatan reproduksi.
- Mengonsumsi antioksidan dalam jumlah besar secara teratur bisa berbahaya.
- Antioksidan itu tampak merusak DNA pada sel sperma.
- Anak yang lahir menunjukkan perubahan pada bentuk tengkorak dan wajah.
- Perubahan mencakup jarak mata yang lebih dekat dan tengkorak lebih kecil.
- Perubahan ini lebih terlihat pada anak perempuan dalam penelitian.
- Studi dilakukan pada tikus percobaan oleh tim peneliti.
- Para peneliti menyarankan pria yang merencanakan anak untuk berhati-hati.
Kata-kata sulit
- antioksidan — zat yang melawan kerusakan oleh radikal bebas
- DNA — molekul yang membawa informasi genetik
- sel sperma — sel yang membawa materi genetik pria
- tengkorak — tulang kepala yang melindungi otak
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- menyarankan — memberi saran atau meminta berhati-hati kepada orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu tahu apa itu antioksidan?
- Apakah menurutmu pria yang merencanakan anak harus berhati-hati dengan suplemen?
- Pernahkah kamu membaca berita tentang penelitian pada tikus percobaan?
Artikel terkait
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.
Tidur Anak dan Risiko Bunuh Diri pada Keluarga Berpenghasilan Rendah
Penelitian menunjukkan memperbaiki kualitas tidur dapat mengurangi risiko pikiran dan percobaan bunuh diri pada anak, terutama di keluarga berpenghasilan rendah. Konektivitas jaringan otak tertentu tampak memberi perlindungan terhadap efek tidur yang buruk.
Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada Remaja
Penelitian menemukan hubungan kuat antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan peningkatan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Para peneliti menyarankan penilaian dan pencegahan kekerasan untuk mengurangi penggunaan tembakau.