Peneliti melaporkan bahwa memperbaiki kualitas tidur dapat membantu melindungi anak dari beberapa masalah kesehatan mental. Studi dari Georgia Center for Developmental Science di University of Georgia, diterbitkan di Translational Psychiatry, meneliti lebih dari 8.000 anak menggunakan survei dan pencitraan otak.
Hasil menunjukkan kesulitan ekonomi pada usia 10 tahun meramalkan peningkatan risiko pikiran dan percobaan bunuh diri pada usia 11 dan 12 tahun. Anak yang tidur lebih sedikit jam cenderung mengalami kesulitan mengatur emosi, sedangkan konektivitas dalam jaringan default mode tampak mengurangi efek tidur buruk.
Para peneliti menyarankan skrining tidur pada kunjungan pediatrik dan program kesehatan mental berbasis sekolah. Intervensi yang fokus pada tidur bisa menjadi cara praktis untuk membantu kelompok rentan.
Kata-kata sulit
- melindungi — menjaga dari bahaya atau masalah
- pencitraan — membuat gambar bagian dalam tubuh atau otak
- konektivitas — hubungan antara beberapa bagian otak
- skrining — pemeriksaan singkat untuk menemukan masalah
- intervensi — tindakan untuk memperbaiki atau membantu
- rentan — mudah mengalami masalah atau bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju sekolah harus menyediakan program kesehatan mental? Mengapa?
- Bagaimana tidur yang cukup bisa membantu anak mengatur emosi?
- Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk memperbaiki tidur anak?
Artikel terkait
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.