- Para peneliti melaporkan obat baru lewat hidung.
- Obat itu menghilangkan tumor otak pada tikus.
- Jenis kanker otak ini disebut glioblastoma.
- Glioblastoma sering fatal dan tumbuh cepat.
- Obat memakai asam nukleat sferis dengan DNA kecil.
- Asam nukleat sferis dibuat di sekitar inti nanopartikel.
- Terapi diberikan sebagai tetes ke saluran hidung.
- Satu atau dua dosis menghilangkan tumor pada tikus.
- Terapi itu juga memicu kekebalan jangka panjang.
Kata-kata sulit
- peneliti — Orang yang melakukan penelitian.
- obat — Bahan untuk menyembuhkan penyakit.
- tumor — Bengkak tidak normal dalam tubuh.
- gejala — Tanda-tanda adanya penyakit.
- aman — Tidak berbahaya, selamat.
- mengobati — Proses menyembuhkan penyakit.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, mengapa obat baru ini penting?
- Apa pendapatmu tentang cara pengobatan lewat hidung?
- Mengapa gejala glioblastoma dianggap berbahaya?
- Bagaimana cara kita bisa mendukung peneliti?
- Adakah cara lain untuk mengobati tumor?
Artikel terkait
Imunisasi RSV Sepanjang Tahun Kurangi Risiko Wabah Musiman
Sebuah studi menemukan bahwa akses imunisasi RSV sepanjang tahun dapat mengurangi kemungkinan wabah musiman besar di AS. Peneliti membandingkan pola di kota dan desa dan merekomendasikan vaksinasi kapan saja untuk wanita hamil dan anak kecil.
Asap Rokok Mempercepat Penuaan Mata dan Terkait AMD
Penelitian baru menjelaskan bahwa asap rokok mempercepat penuaan sel mata dan berkontribusi pada degenerasi makula terkait usia (AMD). Studi ini menggunakan percobaan pada tikus dan tes sel mata manusia untuk menemukan perubahan genetik dan epigenetik.
Dua faktor risiko demensia: gen dan kerusakan pembuluh darah
Penelitian memeriksa apakah gabungan varian gen APOE ε4 dan tanda kerusakan pembuluh darah di otak (WMH) meningkatkan risiko demensia. Hasil menunjukkan efek kedua faktor bersifat aditif dan kesehatan vaskular dapat dikendalikan.