- Para peneliti melaporkan obat baru lewat hidung.
- Obat itu menghilangkan tumor otak pada tikus.
- Jenis kanker otak ini disebut glioblastoma.
- Glioblastoma sering fatal dan tumbuh cepat.
- Obat memakai asam nukleat sferis dengan DNA kecil.
- Asam nukleat sferis dibuat di sekitar inti nanopartikel.
- Terapi diberikan sebagai tetes ke saluran hidung.
- Satu atau dua dosis menghilangkan tumor pada tikus.
- Terapi itu juga memicu kekebalan jangka panjang.
Kata-kata sulit
- peneliti — Orang yang melakukan penelitian.
- obat — Bahan untuk menyembuhkan penyakit.
- tumor — Bengkak tidak normal dalam tubuh.
- gejala — Tanda-tanda adanya penyakit.
- aman — Tidak berbahaya, selamat.
- mengobati — Proses menyembuhkan penyakit.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, mengapa obat baru ini penting?
- Apa pendapatmu tentang cara pengobatan lewat hidung?
- Mengapa gejala glioblastoma dianggap berbahaya?
- Bagaimana cara kita bisa mendukung peneliti?
- Adakah cara lain untuk mengobati tumor?
Artikel terkait
Perawatan dua langkah aktifkan regenerasi pada mamalia
Penelitian Texas A&M di Nature Communications menunjukkan perawatan dua langkah setelah luka menutup dapat merangsang jaringan mirip blastema dan memicu pembentukan kembali tulang serta jaringan ikat pada mamalia. Metode ini mungkin cepat diuji secara klinis.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Alat Komputasi Baru Ungkap Sel Pengatur Jam Tubuh
Para peneliti mengembangkan metode komputasi bernama MITE untuk memetakan komunikasi antar sel di nukleus suprachiasmatik (SCN), pusat ritme sirkadian. Temuan menunjukkan sel hub kecil sangat penting untuk sinkroni jaringan dan mungkin membantu menyelaraskan jam biologis.
Permintaan Mineral untuk Energi Bersih Menyebabkan Masalah di Wilayah Miskin
Laporan PBB memperingatkan bahwa permintaan cepat terhadap mineral seperti lithium, kobalt dan grafit menyebabkan kerusakan lingkungan, kekurangan air, dan masalah kesehatan di beberapa wilayah termiskin, sementara negara kaya mendapat manfaat ekonomi lebih besar.