Ilmuwan menemukan bahwa neuron dapat melepaskan sebuah enzim ke ruang antar-neuron. Enzim ini mengubah protein di permukaan sel lain dan memengaruhi cara sel mengirim sinyal nyeri. Temuan ini dipublikasikan di Science.
Dalam percobaan pada tikus, menghilangkan enzim dari neuron pengindra nyeri membuat tikus tidak merasakan nyeri normal setelah operasi, tetapi mereka masih bisa bergerak dan merasakan rangsang. Sebaliknya, menambah enzim ini membuat respons nyeri meningkat. Para peneliti menyatakan bahwa menargetkan enzim di luar sel mungkin menawarkan cara yang lebih aman untuk mengatur jalur nyeri.
Kata-kata sulit
- neuron — sel saraf yang mengirimkan sinyal
- enzim — protein yang mempercepat reaksi kimia
- permukaan — lapisan luar suatu sel atau benda
- sinyal — pesan atau tanda untuk memberi informasi
- pengindra — bagian tubuh yang merasakan rangsang
- menargetkan — memilih sesuatu untuk difokuskan atau diubah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami nyeri setelah operasi? Ceritakan singkat.
- Apakah menurutmu lebih baik mengobati enzim di luar sel daripada di dalam sel? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana penelitian tentang enzim ini bisa membantu pasien yang mengalami nyeri?
Artikel terkait
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.