Kesemutan dan mati rasa di tangan bisa disebabkan oleh beberapa jenis kompresi saraf. Dua penyebab umum adalah kompresi saraf di pergelangan tangan dan kompresi di bagian dalam siku. Pemeriksaan penting karena pengobatan tiap kondisi berbeda.
Kompresi saraf di pergelangan tangan biasanya memengaruhi ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah jari manis. Gejala umum yaitu kesemutan atau mati rasa, lebih buruk pada malam hari, dan kesulitan melakukan pekerjaan kecil seperti mengancing.
Kompresi di siku memberi gejala pada jari manis dan kelingking, nyeri tumpul pada siku, dan gejala yang memburuk saat siku ditekuk. Orang yang sering menekuk siku atau bersandar pada siku lebih berisiko. Segera periksa dokter jika gejala berlangsung beberapa minggu atau mengganggu aktivitas.
Kata-kata sulit
- kompresi — tekanan pada jaringan atau struktur tubuh
- saraf — jaringan dalam tubuh yang membawa sinyal
- pergelangan tangan — bagian ruas yang menghubungkan tangan dan lengan
- mati rasa — kehilangan rasa atau sensasi pada bagian tubuh
- kesemutan — rasa seperti jarum menusuk pada kulit
- gejala — tanda atau keluhan yang muncul pada penyakit
- menekuk — membengkokkan bagian tubuh seperti siku atau lututditekuk
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Aktivitas apa yang sulit dilakukan jika gejala pada pergelangan tangan muncul?
- Apa perbedaan utama gejala antara kompresi di pergelangan tangan dan di siku menurut teks?
- Pernahkah kamu merasakan kesemutan pada tangan? Apa yang kamu lakukan saat itu?
Artikel terkait
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.
Pola Makan Tradisional Afrika Kurangi Peradangan
Studi gabungan menemukan bahwa beralih ke pola makan tradisional Afrika menurunkan peradangan dan memperkuat respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan. Hasil ini relevan untuk kenaikan penyakit tidak menular di Sub-Sahara Afrika.
Kemoterapi Memicu Kekebalan lewat Peniruan Virus
Penelitian menemukan beberapa obat kemoterapi, termasuk Compound 1, membuat sel kanker menunjukkan tanda-tanda seperti infeksi virus sehingga mengaktifkan sistem kekebalan. Temuan ini membuka kemungkinan dosis obat lebih rendah dan kombinasi dengan imunoterapi.