Penelitian observasional dari Washington University di St. Louis meneliti apakah agonis reseptor GLP-1 dapat mencegah atau mengobati gangguan penggunaan zat. Agonis GLP-1 awalnya dikembangkan untuk diabetes tipe 2 dan kini sering digunakan, antara lain semaglutide, liraglutide, dan dulaglutide. Beberapa pasien melaporkan berkurangnya minat pada alkohol dan nikotin, dan reseptor GLP-1 ditemukan di wilayah otak yang mengatur ganjaran dan dorongan.
Tim menganalisis rekam medis elektronik untuk 606,434 veteran AS dengan diabetes tipe 2, yang dibagi menjadi 524,817 tanpa gangguan penggunaan zat sebelumnya dan 81,617 yang sudah memiliki gangguan. Pasien diikuti hingga tiga tahun sejak mulai menerima agonis GLP-1 atau obat pembanding berupa SGLT2 inhibitor. Hasil publikasi muncul di The BMJ.
Pada mereka tanpa riwayat gangguan, penggunaan GLP-1 terkait pengurangan risiko 14% untuk gangguan penggunaan zat apa pun, dengan penurunan 18% untuk alkohol, 14% untuk kanabis, 20% untuk kokain dan nikotin, serta 25% untuk opioid — setara tujuh diagnosis baru lebih sedikit per 1,000 pengguna. Pada pasien yang sudah memiliki gangguan, setelah tiga tahun penggunaan GLP-1 terkait pengurangan 30% kunjungan gawat darurat, 25% rawat inap, 40% overdosis, dan 50% kematian terkait obat, serta 12 kejadian bahaya serius lebih sedikit per 1,000 pengguna.
Penulis menyatakan obat itu kemungkinan meredam dorongan (craving) yang mendorong perilaku adiktif, dan merekomendasikan uji klinis untuk menguji GLP-1 sebagai pengobatan kecanduan, termasuk uji yang mengukur overdosis dan kematian terkait obat. Penelitian dibiayai oleh United States Department of Veterans Affairs; pemberi dana tidak berperan dalam desain, pelaksanaan, analisis, atau publikasi, dan isi tidak mewakili pandangan Departemen Urusan Veteran AS atau pemerintah AS.
- Studi berbasis rekam medis elektronik
- Perbandingan dengan SGLT2 inhibitor
- Hasil meliputi pengurangan risiko dan angka absolut
Kata-kata sulit
- agonis — zat yang mengaktifkan reseptor pada selagonis reseptor GLP-1, Agonis GLP-1
- reseptor — bagian pada sel yang menerima sinyalreseptor GLP-1
- ganjaran — perasaan puas atau hadiah setelah suatu tindakan
- dorongan — keinginan kuat untuk melakukan suatu perilaku
- rekam medis elektronik — catatan kesehatan pasien yang disimpan secara digital
- overdosis — penggunaan obat dalam jumlah yang membahayakan
- kecanduan — ketergantungan kuat pada zat atau perilaku
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Berdasarkan hasil studi, apa keuntungan potensial menggunakan agonis GLP-1 untuk gangguan penggunaan zat?
- Risiko atau hal apa yang perlu dipertimbangkan sebelum menerapkan GLP-1 sebagai pengobatan kecanduan?
- Bagaimana perbedaan antara pengurangan relatif (%) dan angka absolut (per 1.000) mempengaruhi penilaian manfaat obat ini?
Artikel terkait
Tes AI Baru untuk Prediksi Kekambuhan Kanker Payudara
Sebuah studi di Nature Communications melaporkan tes kecerdasan buatan yang memprediksi risiko kekambuhan kanker payudara. Tes ini diuji pada data lebih dari 3.500 pasien dan dinilai lebih cepat serta lebih murah dibanding tes genomik.
Tes darah baru untuk menilai pengobatan glioblastoma
Peneliti mengembangkan tes darah yang mendeteksi partikel tumor setelah membuka sawar darah-otak. Metode ini menggunakan perangkat ultrasound dan alat bernama GlioExoChip untuk mengubah sampel darah menjadi biopsi cair dan menilai respons pengobatan.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.