Tim di Zurich mempublikasikan metode baru yang menggabungkan sel progenitor saraf (NPC) yang diturunkan dari sel punca pluripotent terinduksi dengan nanopartikel magnetoelektrik. Nanopartikel itu memiliki dua lapisan: lapisan dalam yang merespons medan magnet dan lapisan luar yang mengubah respons menjadi sinyal listrik. Dengan cara ini medan magnet eksternal dapat memandu dan menstimulasi sel tanpa elektroda tanam.
Produksi NPCbot dilakukan pada permukaan lab-on-chip kecil, dan setiap microrobot berukuran sekitar 6 mikrometer. Tim mengoperasikan beberapa sistem secara paralel untuk mencapai jumlah ratusan ribu sampai jutaan yang diperlukan untuk studi.
Uji pada larva ikan menunjukkan pemulihan perilaku berenang dalam waktu singkat, sedangkan pada tikus dengan sumsum yang putus total, setelah beberapa minggu saraf menyambung kembali dan pola berjalan serta eksplorasi meningkat. Pengobatan ditoleransi baik tanpa bukti reaksi imun atau efek merugikan.
Kata-kata sulit
- sel progenitor saraf — sel yang berkembang menjadi berbagai jenis sel saraf
- sel punca — sel yang dapat membelah dan membentuk sel lain
- nanopartikel magnetoelektrik — partikel sangat kecil yang merespons magnet dan listrik
- lab-on-chip — perangkat kecil di laboratorium untuk eksperimen
- microrobot — robot sangat kecil ukuran mikrometer
- memandu — mengarah atau menuntun sesuatu ke arah tertentu
- menstimulasi — memberi rangsang supaya sel menjadi aktif
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, apa keuntungan menggunakan microrobot yang dipandu oleh medan magnet dibandingkan elektroda tanam?
- Apa kekhawatiran atau risiko yang menurut Anda perlu diteliti lebih lanjut sebelum metode ini digunakan pada manusia?
- Bagaimana cara produksi paralel ratusan ribu sampai jutaan microrobot bisa mempengaruhi ketersediaan pengobatan ini?
Artikel terkait
Semprotan Berkabut Tanpa Jarum untuk Mengobati Infeksi Kebal Obat
Peneliti dari Universitas Missouri mengembangkan semprotan berkabut tanpa jarum yang mengantar antibiotik pilihan terakhir langsung ke jaringan yang terinfeksi. Metode ini diuji untuk mengatasi MRSA sambil mengurangi risiko kerusakan organ.
Sensor Protein Baru Membuat Aktivitas Molekuler Terlihat oleh MRI
Peneliti di UC Santa Barbara mengembangkan sensor protein yang dikodekan secara genetik untuk membuat aktivitas molekuler terlihat lewat MRI. Sistem modular ini, bernama MAPPER, berpotensi membantu studi kanker, neurodegenerasi, dan peradangan.
Gabungan Rifampisin dan AAP-SO2 atasi resistensi tuberkulosis
Studi baru melaporkan penggabungan rifampisin dengan senyawa probe AAP-SO2 yang menyerang enzim RNA polimerase pada langkah berbeda. Kombinasi ini efektif melawan mutasi resistensi dan menunjukkan sinergi dalam model kelinci; langkah selanjutnya adalah buat turunan yang stabil.
Energi pulsasi mungkin penyebab hidrosefalus
Penelitian yang dipimpin Michael Egnor di Stony Brook Medicine mengusulkan hidrosefalus disebabkan oleh kegagalan otak menyerap energi pulsasi detak jantung, bukan hanya malabsorpsi cairan serebrospinal. Temuan itu dipublikasikan di Journal of Neurosurgery: Pediatrics.