Sebuah tinjauan ilmiah menyelidiki hubungan antara tidur, pembersihan otak, dan demensia. Tinjauan ini menjelaskan bahwa selama tidur otak mengoordinasikan aliran cairan untuk mengeluarkan limbah.
Peneliti menyebutkan sistem glimfatik sebagai jaringan yang menggerakkan cairan serebrospinal melalui otak. Mereka juga menyebut beberapa neuromodulator penting seperti norepinefrin, serotonin, dopamin, dan asetilkolin yang berubah saat tidur.
Ketika ritme tidur terganggu oleh stres, usia, penyakit, atau obat, pembersihan otak bisa kurang efisien. Perubahan detak jantung saat tidur bisa menjadi petunjuk noninvasif bagi risiko penurunan kognitif.
Kata-kata sulit
- pembersihan — Proses mengeluarkan zat atau kotoran dari otakpembersihan otak
- limbah — Zat sisa yang harus dibuang oleh tubuh
- sistem glimfatik — Jaringan yang menggerakkan cairan di otak
- cairan serebrospinal — Cairan yang mengelilingi dan melindungi otak
- neuromodulator — Zat kimia yang mengubah aktivitas sel sarafneuromodulator penting
- ritme — Polanya waktu teratur, misalnya tidur dan bangunritme tidur
- noninvasif — Cara memeriksa tanpa memasukkan alat ke tubuh
- penurunan kognitif — Berkurangnya kemampuan berpikir dan mengingat seseorang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah sulit tidur karena stres atau alasan lain? Jelaskan singkat.
- Menurut Anda, mengapa tidur penting untuk kesehatan otak?
- Bagaimana cara sederhana untuk menjaga ritme tidur Anda?
Artikel terkait
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Peneliti Mengamati Virus Flu Masuk ke Sel Hidup
Peneliti dari Swiss dan Jepang mengembangkan metode mikroskopi baru, ViViD-AFM, untuk melihat bagaimana virus influenza masuk ke sel manusia hidup. Mereka menemukan sel aktif menangkap virus dan metode ini berguna untuk riset obat dan vaksin.