Para peneliti melaporkan hasil studi yang menunjukkan kecerdasan buatan dapat menggunakan catatan kesehatan elektronik untuk memperkirakan risiko masa depan seorang anak mengembangkan ADHD. Studi ini, yang dipublikasikan dalam Nature Mental Health, menganalisis catatan dari lebih dari 140.000 anak dan melatih model khusus untuk menelaah riwayat medis sejak kelahiran hingga masa kanak-kanak awal.
Model AI itu belajar mengenali pola kombinasi peristiwa perkembangan, perilaku, dan kejadian klinis yang sering muncul bertahun-tahun sebelum diagnosis ADHD. Alat menunjukkan akurasi tinggi dalam memperkirakan risiko pada anak usia lima tahun ke atas, dan kinerjanya konsisten di berbagai karakteristik pasien seperti jenis kelamin, ras, etnis, dan status asuransi.
Peneliti menekankan bahwa alat ini tidak menggantikan diagnosis klinis. Sebaliknya, alat menandai anak yang mungkin mendapat manfaat dari perhatian lebih dekat oleh penyedia perawatan primer atau rujukan lebih awal ke spesialis. Mereka juga menyerukan studi lanjutan sebelum alat digunakan secara rutin.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru kemampuan berpikir manusia
- catatan kesehatan elektronik — rekam medis pasien dalam bentuk digital
- memperkirakan — menilai kemungkinan sesuatu akan terjadi di masa depan
- riwayat — catatan kejadian atau kondisi sebelumnya pada seseorang
- diagnosis — penentuan penyakit atau gangguan oleh tenaga medis
- akurasi — tingkat ketepatan hasil atau prediksi alat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda alat yang memperkirakan risiko ADHD bermanfaat bagi dokter? Mengapa?
- Jika alat menandai anak untuk perhatian lebih, tindakan apa yang sebaiknya dilakukan oleh penyedia perawatan primer?
- Apa kekhawatiran yang mungkin dimiliki orang tua tentang penggunaan catatan kesehatan elektronik untuk alat seperti ini?
Artikel terkait
Studi: Agen Peramban AI Menimbulkan Risiko Keamanan
Penelitian University of Washington menemukan beberapa agen peramban AI dapat melewati aturan keamanan dan mengakses data dari situs lain. Peneliti menunjukkan dua jenis serangan teknis dan memberi tahu pembuat browser tentang temuan ini.
Laporan: Uganda Perlu Reformasi Riset dan Inovasi
Laporan nasional yang diluncurkan pada 21 Juni menyimpulkan Uganda perlu mereformasi sistem ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk mempercepat peralihan menuju status berpendapatan menengah. Laporan menyoroti kesenjangan gender dan kelemahan pendanaan.
Senyawa pada Ceri Gelap Memperlambat Kanker Payudara
Peneliti melaporkan bahwa antosianin dalam ceri gelap dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara triple-negatif pada tikus, dan bisa meningkatkan efek kemoterapi. Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan penyerapan senyawa ini.
RNA kecil kendalikan kolesterol dan penyakit jantung
Peneliti menemukan molekul RNA kecil bernama tsRNA-Glu-CTC yang mengatur produksi kolesterol melalui SREBP2. Pada tikus, menurunkan molekul ini mengurangi kolesterol dan aterosklerosis; temuan serupa juga terlihat pada sampel darah manusia.