Penelitian baru menunjukkan alasan biologis mengapa nyeri kronis sering lebih lama pada wanita. Para peneliti menemukan sebagian monosit, yaitu sel imun, melepaskan interleukin-10 (IL-10). Molekul IL-10 membantu meredakan rasa sakit. Mereka melihat sel penghasil IL-10 ini lebih aktif pada pria, dan perbedaan itu terkait dengan hormon seks seperti testosteron.
Studi menemukan pola serupa pada model tikus dan pasien manusia. Para peneliti berharap dapat mendorong sel imun membuat lebih banyak IL-10. Pengobatan baru kemungkinan masih memerlukan waktu, tetapi temuan ini membuka jalan untuk pilihan tanpa opioid dan memastikan nyeri wanita diperlakukan serius.
Tim juga melakukan beberapa tes pada tikus dan memperoleh hasil yang konsisten.
Kata-kata sulit
- kronis — yang berlangsung lama atau terus-menerus
- monosit — jenis sel imun dalam darah
- interleukin-10 — molekul sinyal yang membantu meredakan nyeriIL-10
- molekul — partikel kecil dalam sel atau tubuh
- hormon — zat yang dikeluarkan tubuh untuk mengatur fungsihormon seks
- testosteron — hormon seks yang umum pada laki-laki
- opioid — zat atau obat yang digunakan untuk meredakan nyeri
- pasien — orang yang menerima perawatan medispasien manusia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapat Anda tentang pilihan pengobatan tanpa opioid?
- Apakah Anda pernah mendengar bahwa nyeri kronis berbeda antara pria dan wanita? Ceritakan sedikit.
- Mengapa menurut Anda penting melakukan penelitian tentang nyeri kronis?
Artikel terkait
Perbaikan Rumah Kurangi Serangan Asma pada Orang Dewasa di Texas
Studi di Texas menemukan bahwa memperbaiki kondisi rumah dapat mengurangi serangan asma dan gangguan lain pada orang dewasa. Penelitian menunjukkan pemicu rumah tangga seperti ketiadaan kipas dan kebiasaan merokok berperan besar.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
RSV dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang
Penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang dirawat karena RSV sering mengalami keluhan berbulan-bulan setelah keluar rumah sakit, termasuk sesak napas dan kesulitan aktivitas. Studi menekankan pencegahan melalui vaksinasi dan kebutuhan perawatan lanjutan.
Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantung
Studi laboratorium menemukan merokok hemp (kanabis) dapat melemahkan jantung dan risikonya lebih besar jika orang makan banyak makanan olahan tinggi minyak biji. Kombinasi itu juga melemahkan sistem kekebalan dan perbaikan tubuh.