Penelitian baru menunjukkan alasan biologis mengapa nyeri kronis sering lebih lama pada wanita. Para peneliti menemukan sebagian monosit, yaitu sel imun, melepaskan interleukin-10 (IL-10). Molekul IL-10 membantu meredakan rasa sakit. Mereka melihat sel penghasil IL-10 ini lebih aktif pada pria, dan perbedaan itu terkait dengan hormon seks seperti testosteron.
Studi menemukan pola serupa pada model tikus dan pasien manusia. Para peneliti berharap dapat mendorong sel imun membuat lebih banyak IL-10. Pengobatan baru kemungkinan masih memerlukan waktu, tetapi temuan ini membuka jalan untuk pilihan tanpa opioid dan memastikan nyeri wanita diperlakukan serius.
Tim juga melakukan beberapa tes pada tikus dan memperoleh hasil yang konsisten.
Kata-kata sulit
- kronis — yang berlangsung lama atau terus-menerus
- monosit — jenis sel imun dalam darah
- interleukin-10 — molekul sinyal yang membantu meredakan nyeriIL-10
- molekul — partikel kecil dalam sel atau tubuh
- hormon — zat yang dikeluarkan tubuh untuk mengatur fungsihormon seks
- testosteron — hormon seks yang umum pada laki-laki
- opioid — zat atau obat yang digunakan untuk meredakan nyeri
- pasien — orang yang menerima perawatan medispasien manusia
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapat Anda tentang pilihan pengobatan tanpa opioid?
- Apakah Anda pernah mendengar bahwa nyeri kronis berbeda antara pria dan wanita? Ceritakan sedikit.
- Mengapa menurut Anda penting melakukan penelitian tentang nyeri kronis?
Artikel terkait
Mindfulness membantu pasangan menghadapi masa sulit
Penelitian University of Georgia pada lebih dari 400 pasangan yang menerima bantuan pemerintah menemukan bahwa tingkat mindfulness lebih tinggi berkaitan dengan keyakinan hubungan yang lebih kuat dan kualitas pengasuhan bersama yang lebih baik.
Tinggal di Kota Terkait Risiko Stroke Lebih Rendah
Penelitian di AS mengikuti lebih dari 25.000 orang dewasa dan menemukan risiko stroke pertama 2,5% lebih rendah di daerah dengan pembangunan lebih tinggi. Studi memakai data REGARDS dan data satelit untuk mengukur intensitas pembangunan sekitar hunian.
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.
Pengiriman Makanan Sehat dan Gejala Depresi
Peneliti University of Michigan meneliti apakah membuat makanan sehat lebih mudah diakses dapat mengurangi gejala depresi. Studi kecil ini menunjukkan kelompok yang menerima makanan siap antar mengalami penurunan gejala lebih besar, tetapi hasilnya bersifat awal.