Para peneliti meneliti ragi Saccharomyces boulardii (Sb). Mereka memilih Sb karena sudah dipakai sebagai probiotik, tetapi perilaku biokemisnya di usus belum dipahami dengan baik.
Untuk percobaan, tim memakai strain Sb siap pakai yang tidak dimodifikasi secara genetik. Mereka memasukkan ragi itu ke tikus laboratorium bebas kuman dan mengumpulkan sampel feses serta bagian usus.
Peneliti mengukur RNA ragi saat melewati usus untuk melihat gen mana aktif. Mereka menemukan bagian DNA (promotor) yang lebih aktif di usus dan juga gen yang terkait dengan perilaku patogen yang tidak aktif.
Kata-kata sulit
- ragi — organisme mikroskopis yang membuat fermentasi
- probiotik — mikroba yang baik untuk kesehatan usus
- promotor — bagian DNA yang mengatur aktivitas gen
- memodifikasi — mengubah sesuatu secara buatan oleh manusiadimodifikasi
- bebas kuman — tidak ada mikroba atau kuman di tempat
- feses — bahan padat yang keluar dari usus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mengonsumsi produk yang mengandung probiotik? Jelaskan singkat.
- Mengapa penting mengetahui perilaku mikroba di usus menurutmu?
- Setuju atau tidak percobaan dengan tikus dipakai untuk penelitian seperti ini? Mengapa?
Artikel terkait
Petani Namibia Gunakan Biofertiliser dan Legum untuk Kurangi Malnutrisi
Peneliti di Namibia melatih petani di komunitas Mayana untuk membuat biofertiliser lokal dan menanam legum kaya protein. Proyek FOODSECBIO bertujuan memperbaiki kesuburan tanah dan mengurangi malnutrisi, serta berjalan sampai Juli 2025.
Kebiasaan Tidur Terkait Penuaan Otak
Studi dengan pemindaian otak dan kuesioner dari lebih dari 23.000 orang dewasa menemukan beberapa kebiasaan tidur terkait volume lesi materi putih yang lebih besar. Peneliti mengatakan memperbaiki tidur mungkin membantu mengurangi penuaan otak dan risiko demensia.
Savar Ditetapkan Kawasan Udara Terdegradasi karena Polusi Kiln Batu Bata
Departemen Lingkungan menetapkan Savar Upazila sebagai kawasan udara terdegradasi setelah pemantauan menemukan kualitas udara hampir tiga kali lebih buruk dari standar nasional. Aturan baru mulai September 2025 melarang sebagian pembakaran dan meminta izin untuk pabrik baru.