Para peneliti meneliti ragi Saccharomyces boulardii (Sb). Mereka memilih Sb karena sudah dipakai sebagai probiotik, tetapi perilaku biokemisnya di usus belum dipahami dengan baik.
Untuk percobaan, tim memakai strain Sb siap pakai yang tidak dimodifikasi secara genetik. Mereka memasukkan ragi itu ke tikus laboratorium bebas kuman dan mengumpulkan sampel feses serta bagian usus.
Peneliti mengukur RNA ragi saat melewati usus untuk melihat gen mana aktif. Mereka menemukan bagian DNA (promotor) yang lebih aktif di usus dan juga gen yang terkait dengan perilaku patogen yang tidak aktif.
Kata-kata sulit
- ragi — organisme mikroskopis yang membuat fermentasi
- probiotik — mikroba yang baik untuk kesehatan usus
- promotor — bagian DNA yang mengatur aktivitas gen
- memodifikasi — mengubah sesuatu secara buatan oleh manusiadimodifikasi
- bebas kuman — tidak ada mikroba atau kuman di tempat
- feses — bahan padat yang keluar dari usus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mengonsumsi produk yang mengandung probiotik? Jelaskan singkat.
- Mengapa penting mengetahui perilaku mikroba di usus menurutmu?
- Setuju atau tidak percobaan dengan tikus dipakai untuk penelitian seperti ini? Mengapa?
Artikel terkait
Pembatasan Kalori Ubah Protein Otot dan Tingkatkan Respons Insulin
Penelitian pada tikus usia 24 bulan menunjukkan pembatasan kalori 35% selama delapan minggu mengubah fosforilasi protein otot dan meningkatkan penyerapan glukosa yang dipicu insulin, dengan respons molekuler berbeda antara jantan dan betina.