Para peneliti meneliti ragi Saccharomyces boulardii (Sb). Mereka memilih Sb karena sudah dipakai sebagai probiotik, tetapi perilaku biokemisnya di usus belum dipahami dengan baik.
Untuk percobaan, tim memakai strain Sb siap pakai yang tidak dimodifikasi secara genetik. Mereka memasukkan ragi itu ke tikus laboratorium bebas kuman dan mengumpulkan sampel feses serta bagian usus.
Peneliti mengukur RNA ragi saat melewati usus untuk melihat gen mana aktif. Mereka menemukan bagian DNA (promotor) yang lebih aktif di usus dan juga gen yang terkait dengan perilaku patogen yang tidak aktif.
Kata-kata sulit
- ragi — organisme mikroskopis yang membuat fermentasi
- probiotik — mikroba yang baik untuk kesehatan usus
- promotor — bagian DNA yang mengatur aktivitas gen
- memodifikasi — mengubah sesuatu secara buatan oleh manusiadimodifikasi
- bebas kuman — tidak ada mikroba atau kuman di tempat
- feses — bahan padat yang keluar dari usus
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mengonsumsi produk yang mengandung probiotik? Jelaskan singkat.
- Mengapa penting mengetahui perilaku mikroba di usus menurutmu?
- Setuju atau tidak percobaan dengan tikus dipakai untuk penelitian seperti ini? Mengapa?
Artikel terkait
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.