- Para ilmuwan meneliti mikrobioma usus di beberapa negara Afrika.
- Mereka mengumpulkan sampel tinja dari banyak wanita.
- Para peneliti menemukan banyak mikroba usus yang baru.
- Temuan ini bisa memengaruhi cara obat bekerja.
- Pola mikroba berbeda pada orang dengan HIV.
- Orang di daerah pedesaan punya mikroba lebih beragam.
- Peserta di kota sering tidak memiliki bakteri tertentu.
- Penggunaan obat dan diet memengaruhi mikrobioma usus.
- Para ilmuwan ingin melanjutkan penelitian pada masalah kesehatan lain.
Kata-kata sulit
- mikrobioma — komunitas mikroba dalam usus manusiamikrobioma usus
- mikroba — organisme kecil yang bisa hidup di tubuhmikroba usus
- sampel — bagian kecil untuk diuji di laboratoriumsampel tinja
- memengaruhi — membuat sesuatu berubah atau berbeda
- beragam — memiliki banyak jenis atau variasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Kamu tinggal di kota atau di pedesaan?
- Apakah kamu biasa minum obat?
- Apakah kamu ingin ikut penelitian kesehatan?
Artikel terkait
Terapi gen dan tantangan penyakit sel sabit di Afrika
Penyakit sel sabit menyebabkan banyak kematian pada anak-anak di Sub-Sahara Afrika. Uganda mulai skrining bayi baru lahir secara gratis, namun terapi gen baru yang menjanjikan masih sangat mahal dan sulit diakses di banyak negara Afrika.
Penelitian: Makanan Ultra-Olah Bisa Bersifat Adiktif seperti Tembakau
Analisis peneliti dari beberapa universitas menyatakan banyak makanan ultra-olahan dirancang untuk mendorong konsumsi berulang dan memiliki kemiripan sifat adiktif dengan produk tembakau. Penelitian ini dipublikasikan di The Milbank Quarterly.
Olahraga Lebih Efektif daripada Bubuk Protein untuk Kekuatan Lansia
Studi menemukan suplemen protein saja tidak meningkatkan kekuatan otot pada orang berusia 65 tahun ke atas setelah 24 minggu. Peneliti menyarankan latihan resistensi dan merencanakan penelitian tentang kombinasi olahraga dan protein.