David Della-Giustina membawa pengalaman panjang dari dinas militer sebagai pensiunan kolonel dan dari penugasan tempur di Afghanistan dan Irak. Pengalaman itu memberi pelatihan praktis menghadapi suhu ekstrem dan memengaruhi cara ia merawat pasien serta merencanakan keselamatan dalam kondisi sulit.
Sekarang ia bekerja di Yale School of Medicine sebagai profesor kedokteran darurat. Ia juga menjabat wakil ketua untuk pendidikan kedokteran darurat dan mengarahkan program Wilderness Medicine Fellowship, peran yang menggabungkan praktik klinis, pengajaran, dan pelatihan tim medis.
Para ilmuwan dan pejabat kesehatan mencatat suhu ekstrem semakin sering terjadi di AS, terutama pada musim panas, dan ini menimbulkan kekhawatiran kesehatan masyarakat. Della-Giustina menjelaskan kondisi terkait panas dari kelelahan sampai sengatan panas, kapan perlu bantuan medis, dan langkah sederhana untuk mengurangi risiko. Wawancara ini pertama kali muncul di Futurity.
Kata-kata sulit
- pensiunan — orang yang sudah tidak lagi aktif bekerjapensiunan kolonel
- penugasan tempur — tugas militer di medan perang
- suhu ekstrem — suhu sangat tinggi atau sangat rendah
- kedokteran darurat — perawatan medis saat situasi mendesak
- praktik klinis — kegiatan pengobatan langsung pada pasien
- sengatan panas — kondisi serius karena tubuh terlalu panas
- kekhawatiran kesehatan masyarakat — ketakutan atau perhatian tentang kesehatan banyak orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda pengalaman militer dapat membantu pekerjaan medis dalam kondisi sulit?
- Langkah sederhana apa yang Anda pikir bisa mengurangi risiko saat terjadi suhu ekstrem?
- Pernahkah Anda atau orang di sekitar Anda mengalami kondisi panas berbahaya? Ceritakan pengalaman singkat.
Artikel terkait
Pencitraan Otak Menjelaskan PTSD pada Penanggapi WTC
Penelitian dengan pemindaian MRI pada penanggapi World Trade Center menemukan perbedaan struktur otak pada mereka yang punya PTSD. Temuan ini mendukung bukti biologis bahwa trauma memengaruhi integritas saraf dan bisa membantu diagnosis serta perawatan.
Penelitian: Makanan Ultra-Olah Bisa Bersifat Adiktif seperti Tembakau
Analisis peneliti dari beberapa universitas menyatakan banyak makanan ultra-olahan dirancang untuk mendorong konsumsi berulang dan memiliki kemiripan sifat adiktif dengan produk tembakau. Penelitian ini dipublikasikan di The Milbank Quarterly.