Demam Babi Afrika terus menjadi masalah di Filipina. Pemerintah melaporkan wabah yang luas sejak beberapa tahun lalu dan masih ada kasus aktif di beberapa provinsi. Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (DOST) bersama perusahaan lokal meluncurkan tiga alat untuk membantu deteksi dan penanganan penyakit.
Alat itu meliputi kit ekstraksi DNA cepat, kit deteksi real-time untuk peternak, dan laboratorium biokontainment bergerak. Sementara itu pemerintah mengimpor vaksin AVAC dari Vietnam. Badan pengawas menyatakan uji lapang menunjukkan efikasi 100 persen, tetapi data lengkap belum dipublikasikan, sehingga beberapa ahli dan peternak ragu.
Kata-kata sulit
- wabah — penyakit yang menyebar ke banyak orang
- deteksi — menemukan atau mengenali sesuatu lebih awal
- ekstraksi — proses mengambil bagian seperti DNA dari sesuatu
- biokontainment — tempat atau alat untuk mencegah penyebaran penyakit
- vaksin — obat untuk mencegah orang atau hewan sakit
- efikasi — seberapa baik suatu obat atau vaksin bekerja
- mempublikasikan — membuat informasi tersedia untuk publikdipublikasikan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda kit deteksi real-time bisa membantu peternak?
- Apakah Anda akan percaya vaksin jika data lengkap belum dipublikasikan? Mengapa?
- Pentingkah laboratorium biokontainment bergerak untuk provinsi yang memiliki kasus aktif? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Kurangnya Bukti Ilmiah Hambat Kebijakan Afrika
Lise Korsten dari African Academy of Sciences mengatakan sedikitnya bukti ilmiah yang dihasilkan di Afrika menghambat pembuatan kebijakan dan membuat benua itu lemah dalam perdagangan. AAS membangun jaringan dan program diplomasi sains untuk mengatasi masalah ini.
Resesi 2008 Mengubah Identitas Kelas Orang Amerika
Penelitian UC Riverside menemukan resesi 2008 membuat banyak orang Amerika melihat diri mereka sebagai kelas sosial lebih rendah, dan perubahan itu bertahan lama. Studi memakai data panjang dari puluhan ribu orang untuk mengukur efek jangka panjang.
Pterosaurus Mengembangkan Penerbangan dengan Cepat
Studi baru memakai CT scan untuk melihat rongga otak pterosaurus dan menemukan bahwa kemampuan terbang berkembang pesat sejak asal-usul kelompok itu. Peneliti membandingkan otak pterosaurus dengan kerabat tak terbang dan hewan purba lain.