- Di Uganda, di distrik Masaka petani kecil mulai memelihara jangkrik.
- Mereka memelihara jangkrik sebagai camilan dan sumber protein.
- Petani memakai pakan baru dari sisa makanan rumah tangga.
- Pakan baru ini lebih murah daripada pakan unggas lama.
- Perubahan itu membantu petani menghemat banyak uang setiap bulan.
- Beberapa petani juga ingin memakai pakan ini untuk babi.
- Sisa makanan kota seperti kulit pisang dipakai jadi pakan.
- Jangkrik matang lebih cepat dengan pakan baru yang kaya nutrisi.
- Program ini juga bisa mengurangi sampah yang menumpuk di kota.
Kata-kata sulit
- jangkrik — serangga kecil yang dimakan sebagai makanan
- memelihara — merawat dan memberi makan hewan
- pakan — makanan untuk hewan ternak atau peliharaan
- unggas — hewan ternak seperti ayam dan itik
- hemat — mengurangi pengeluaran uang setiap bulanmenghemat
- nutrisi — zat gizi yang penting untuk tumbuh
- sampah — barang atau sisa yang dibuang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mencoba jangkrik sebagai makanan?
- Apakah keluargamu suka menghemat uang untuk belanja?
- Apakah di kotamu sering menumpuk sampah?
Artikel terkait
Pengiriman Makanan Sehat dan Gejala Depresi
Peneliti University of Michigan meneliti apakah membuat makanan sehat lebih mudah diakses dapat mengurangi gejala depresi. Studi kecil ini menunjukkan kelompok yang menerima makanan siap antar mengalami penurunan gejala lebih besar, tetapi hasilnya bersifat awal.
Alat Skrining Depresi Andal untuk Orang dengan Nyeri Kronis
Penelitian menemukan alat skrining depresi PHQ-8 memberi hasil yang serupa bagi orang dengan dan tanpa nyeri kronis. Temuan ini menunjukkan klinisi dapat percaya hasil skrining dan menawarkan dukungan kesehatan mental secara sensitif.
Mengapa Orang Membagikan Berita Palsu di Media Sosial
Sebuah studi menemukan orang sering membagikan berita palsu karena konten itu terasa emosional atau relevan, bukan hanya karena benar. Peneliti mengembangkan Model COP dan menganalisis cuitan COVID-19 untuk melihat pengaruh nada dan relevansi.