Banjir Bandang di Pakistan Utara Agustus 2025CEFR A1
2 Sep 2025
Diadaptasi dari Rezwan, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh KHAWAJA UMER FAROOQ, Unsplash
- Banjir bandang terjadi di utara Pakistan.
- Peristiwa itu pada Agustus 2025.
- Lebih dari 800 orang meninggal.
- Ribuan orang kehilangan rumah.
- Jalan dan rumah banyak rusak.
- Provinsi paling parah: Khyber Pakhtunkhwa, Punjab, dan Gilgit-Baltistan.
- Hujan kuat dan pencairan gletser menyebabkan banjir.
- Banyak desa putus hubungan karena jalan terhanyut.
- Tim penyelamat mengevakuasi warga dari wilayah terdampak.
- Bantuan dan evakuasi terus berlangsung.
Kata-kata sulit
- banjir — Air besar yang menutupi tanah.
- orang — Manusia atau individu.
- desa — Tempat tinggal kecil dengan rumah.desa-desa
- hujan — Air yang turun dari langit.
- pemerintah — Organisasi yang mengatur negara.
- evakuasi — Proses menyelamatkan orang dari bahaya.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana banjir mempengaruhi kehidupan orang?
- Apa yang bisa dilakukan untuk membantu korban banjir?
- Apa yang kamu ketahui tentang bencana lainnya?
Artikel terkait
Ledakan Panel Surya China di Pakistan Saat Gelombang Panas
Gelombang panas di Pakistan mendorong rumah tangga dan usaha kecil beralih ke panel surya dan baterai impor dari China. Perubahan ini mempercepat tenaga surya terdistribusi, tapi menimbulkan tantangan fiskal, ketergantungan impor, dan masalah regulasi.
Penelitian: Aturan AI Uni Eropa Tidak Mengatur Teknologi yang Keluar
Penelitian 7amleh menemukan bahwa aturan Uni Eropa tentang kecerdasan buatan tidak mengendalikan aliran teknologi dan dana ke pemerintahan serta militer di Asia Barat dan Afrika Utara, dengan sedikit akuntabilitas atas dampak hak asasi manusia.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.