Daerah barat daya Amerika Serikat, khususnya Basin Sungai Colorado, mengalami kekeringan panjang yang mulai terlihat sejak akhir abad lalu. Kekeringan ini sering disebut megakekeringan dan para peneliti mengatakan hal itu berkaitan dengan perubahan iklim yang disebabkan manusia.
Para ilmuwan mencatat kenaikan suhu dan berkurangnya presipitasi, terutama salju musim dingin. Mereka juga menemukan bahwa aliran Sungai Colorado sekarang lebih rendah dibandingkan aliran alami yang dibutuhkan untuk memasok wilayah dengan andal. Data dan studi baru mengubah pandangan bahwa kondisi ini hanya variabilitas alamiah.
Kata-kata sulit
- kekeringan — periode panjang tanpa cukup hujan atau air
- megakekeringan — kekeringan yang sangat panjang dan parah
- perubahan iklim — perubahan cuaca besar karena aktivitas manusia
- presipitasi — jumlah air yang turun dari udara, seperti hujan
- aliran — pergerakan air di sungai atau saluran air
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah musim salju penting untuk pasokan air di daerahmu? Mengapa?
- Apa yang bisa dilakukan orang sehari-hari untuk menghemat air?
- Bagaimana perasaanmu tentang fakta bahwa manusia menyebabkan perubahan iklim?
Artikel terkait
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Arsitek 'kota spons' Yu Kongjian tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal
Yu Kongjian, arsitek lanskap China yang memopulerkan konsep kota spons, tewas dalam kecelakaan pesawat di Pantanal, Brasil, pada 23 September 2025. Tiga orang lain juga meninggal dan penyelidikan masih berlangsung.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.