- Moon adalah seorang guru dari Karen State di Myanmar.
- Dia juga pencerita yang menggunakan cerita untuk mengajar.
- Ia mulai mengajar pada 2014 di Kawkarate District.
- Pada 2018 ia menjadi kepala sekolah pelaksana.
- Saat kudeta 2021 ia ikut protes jalanan.
- Ia melarikan diri ke Lay Kay Kaw lalu seberang batas.
- Di Mae Sot ia belajar bahasa Thailand dan media.
- Ia ingin kembali dan membuka kedai buku kecil keluarga.
- Ia terus mengajar meski hidup sulit.
Kata-kata sulit
- guru — Orang yang mengajar orang lain.
- mengajar — Memberi pelajaran kepada siswa.
- siswa — Orang yang belajar di sekolah.
- sistem — Cara atau metode dalam organisasi.
- diasingkan — Menjauhkan seseorang dari tempatnya.
- keselamatan — Keadaan aman dari bahaya.keselamatannya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu penting bagi siswa untuk berpikir?
- Apa pendapatmu tentang protes di sekolah?
- Bagaimana sistem pendidikan bisa diperbaiki?
Artikel terkait
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.
Pemimpin Sains Terbuka Dorong Akses Ilmiah yang Adil
Ana María Cetto, seorang fisikawan Meksiko, ditunjuk sebagai ketua komite Sains Terbuka UNESCO dan memperingatkan privatisasi ilmu pengetahuan. Ia mendukung platform regional seperti Latindex serta kebijakan untuk menjaga pengetahuan sebagai barang publik.
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Indonesia Perketat Aturan Platform Digital
Pemerintah Indonesia memperketat pengaturan platform digital dan menuntut transparansi moderasi konten. Aturan memberi wewenang menghapus konten dan memblokir platform, namun kritik mengatakan ketentuan itu masih kabur dan bisa mengganggu kebebasan berbicara.