Demonstrasi Kobudo Tradisional di Nippon BudokanCEFR B1
16 Mar 2026
Diadaptasi dari Jo Carter, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh luca romano, Unsplash
Pada 1 Februari, Global Voices menghadiri Demonstrasi Kobudo Jepang ke-49 di Nippon Budokan untuk menyaksikan praktik berbagai sekolah. Acara menampilkan teknik tanpa senjata dan bersenjata, serta menonjolkan efisiensi, kelenturan, dan penolakan terhadap standardisasi teknik.
Kyoichi Inoue Sensei, soke Hontai Yoshin-ryu yang didirikan pada 1660, mengatakan kobudo berbeda dari seni bela modern yang bersifat kompetitif karena tidak ada aturan tentang tempat serangan. Ia menjelaskan bahwa kobudo membidik titik-titik mematikan di seluruh tubuh, sementara aliran modern berkembang menjadi olahraga yang diatur oleh aturan.
Sebuah sekolah bernama Shojitsuken Rikata Ichi-ryu Katchu Battojutsu menggunakan baju zirah otentik dan pedang panjang gaya Sengoku. Wakilnya, Masaru Kanzaki Sensei, mengaitkan ajaran memberi pukulan terakhir dengan bushido dan menyamakan tindakan itu dengan kaishaku dalam ritual seppuku.
Saat ini 75 sekolah tergabung dalam Nihon Kobudo Association dan puluhan di antaranya tampil setiap tahun. Nippon Budokan membantu sekolah memamerkan latihan dan melestarikan tradisi sambil menghadapi tantangan menarik generasi muda.
Kata-kata sulit
- kobudo — seni bela tradisional Jepang dengan senjata
- efisiensi — kemampuan mencapai hasil dengan sedikit usaha
- kelenturan — kemampuan tubuh atau teknik mudah bergerak
- standardisasi — penetapan aturan atau ukuran yang sama
- soke — pemimpin tradisi atau kepala aliran seni bela
- baju zirah — pakaian pelindung dari logam pada tubuh
- melestarikan — menjaga sesuatu agar tetap ada
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda latihan tradisional seperti kobudo bisa menarik minat generasi muda?
- Apakah penting melestarikan tradisi yang menolak standardisasi? Mengapa atau mengapa tidak?
- Jika Anda menonton demonstrasi seperti ini, bagian mana yang ingin Anda lihat dan mengapa?
Artikel terkait
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Haris Pardede: dari jurnalis koran ke YouTuber sepak bola
Haris Kristanto Pardede beralih dari jurnalis olahraga di koran ke pembuat video daring. Namanya makin dikenal setelah meliput Timnas di Piala Asia 2023, dan ia kini membawakan kanal YouTube Bung Harpa dengan liputan langsung dari lapangan.
Nigeria Batalkan Kebijakan Bahasa Nasional, Bahasa Inggris Kembali Jadi Pengantar
Pemerintah Nigeria membatalkan Kebijakan Bahasa Nasional 2022 yang mewajibkan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar pada pendidikan awal. Keputusan mengembalikan bahasa Inggris sebagai satu-satunya pengantar dan memicu perdebatan luas di kalangan pendidik dan ahli bahasa.