Penelitian dari University of Washington mengeksplorasi apakah kecerdasan buatan dapat mempelajari nilai budaya dengan mengamati perilaku manusia, cara yang mirip dengan cara anak belajar. Tim merujuk pada kerja sebelumnya yang menunjukkan anak usia 19 bulan dari rumah tangga Latino dan Asia cenderung lebih altruistik dibanding anak dari budaya lain. Temuan utama dipublikasikan di PLOS One.
Untuk studi ini, peneliti merekrut 190 orang dewasa yang mengidentifikasi diri sebagai putih dan 110 yang mengidentifikasi diri sebagai Latino. Data dari masing‑masing kelompok dipakai untuk melatih agen AI secara terpisah menggunakan inverse reinforcement learning (IRL). Dalam IRL, agen mengamati tindakan manusia dan menafsirkan tujuan serta penghargaan yang mendorong tindakan itu. Andrew Meltzoff dari UW menjelaskan bahwa ini lebih mirip cara orang memberi contoh daripada memberi instruksi berulang.
Eksperimen utama memakai versi modifikasi permainan Overcooked. Pemain dapat memberi bawang kepada pemain lain yang membutuhkan, tetapi itu mengurangi sup yang mereka antar sendiri. Kelompok Latino memberi bantuan lebih sering, dan agen yang dilatih pada data Latino juga memberi lebih banyak bawang dan menunjukkan perilaku lebih altruistik saat uji donasi. Penulis menekankan bahwa tidak tepat memprogram satu set nilai universal ke AI dan bahwa perlu penelitian tambahan untuk menguji lebih banyak kelompok dan masalah dunia nyata. Penulis tambahan berasal dari UW dan San Diego State University.
Kata-kata sulit
- mengeksplorasi — mencari tahu atau mempelajari sesuatu lebih dalam
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru kemampuan manusia
- nilai budaya — aturan atau kebiasaan penting di suatu kelompok
- altruistik — bersedia membantu orang lain tanpa manfaat sendiri
- menafsirkan — memberi makna atau menjelaskan suatu tindakan
- merekrut — mengajak orang untuk ikut atau menjadi bagian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda tepat mengajari AI nilai budaya dari perilaku manusia? Jelaskan alasan singkat.
- Sebutkan contoh situasi sehari-hari di mana nilai budaya bisa mempengaruhi keputusan AI.
- Penulis mengatakan perlu penelitian tambahan untuk kelompok lain. Kelompok mana yang menurut Anda penting diteliti berikutnya dan mengapa?
Artikel terkait
Kecerdasan buatan memperluas akses informasi kesehatan seksual
Organisasi dan peneliti di Amerika Latin menggunakan kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi kepada anak muda dan kelompok terpinggirkan. Proyek di Peru dan Argentina mengatasi hambatan bahasa, stigma, dan keterbatasan layanan.
Menyelesaikan Gelar Tetap Menguntungkan Secara Finansial
Penelitian menemukan menyelesaikan gelar perguruan tinggi tetap menguntungkan walau ada pembayaran pinjaman. Peneliti memakai ukuran "penghasilan disesuaikan utang" dan menemukan pemegang gelar rata-rata menerima $8,000 lebih per tahun.
Arsip Warga Menyimpan Lagu dan Cerita Lisan
Arsiparis warga di Asia Selatan merekam lagu rakyat, teka-teki, sejarah lisan, dan pengetahuan obat tradisional. Proyek ini mendukung pengunggahan materi ke Wikimedia Commons, Wikisource, dan Wikipedia untuk melestarikan pengetahuan yang hilang.
Pria Muda di Korea Selatan Beralih ke Kanan
Survei dan hasil pemilu menunjukkan banyak pria muda di Korea Selatan berpindah ke kanan politik, menciptakan kesenjangan gender besar soal feminisme, redistribusi, dan imigrasi. Meski begitu, sebagian besar pria muda tetap mematuhi aturan politik.
Orang Tua Kurang Percaya Pandangan Zero-Sum
Sebuah studi menemukan orang dewasa yang lebih tua cenderung kurang memandang situasi sebagai zero-sum dibanding orang muda. Penelitian ini menggunakan survei internasional dan empat eksperimen dengan hampir 2.500 peserta dari dua kelompok usia.