Kokpar Tradisional Kembali Populer di KazakhstanCEFR A1
12 Okt 2025
Diadaptasi dari Vlast.kz, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ivan Oleynikov, Unsplash
- Kokpar adalah permainan berkuda tradisional Asia Tengah.
- Permainan ini kini tampil lagi di Kazakhstan.
- Di dekat Almaty ada pertandingan malam.
- Sepuluh pria menaiki kuda Karabair bersama.
- Mereka berlomba memasukkan karung ke sasaran donat.
- Penyelenggara mengganti bangkai kambing dengan boneka seberat 25-kilo.
- Lapangan dibuat lebih kecil dan gawang lebih lunak.
- Tetap ada bahaya, cedera sering terjadi di pertandingan.
Kata-kata sulit
- kokpar — Permainan yang menggunakan kuda.
- permainan — Aktivitas yang dilakukan untuk bersenang-senang.
- tim — Kelompok orang yang bekerja sama.
- pemain — Orang yang ikut bermain.
- kantong — Wadah untuk menyimpan sesuatu.kantong kulit
- gawang — Tempat untuk mencetak poin di permainan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang permainan Kokpar?
- Mengapa permainan tradisional penting untuk dipertahankan?
- Bagaimana cara permainan ini dimainkan?
- Apa yang membuat Kokpar lebih aman sekarang?
Artikel terkait
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Rusia Melarang Film yang Dinilai Menentang Nilai Tradisional
Pada 1 Maret 2026, undang-undang baru di Rusia melarang distribusi film yang dianggap mencemarkan nilai-nilai tradisional. Kementerian Kebudayaan dapat menolak lisensi untuk bioskop, layanan streaming daring, dan media sosial.