Budhani: novella dari dongeng TharuCEFR A2
31 Jul 2025
Diadaptasi dari Sanjib Chaudhary, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Philippe Murray-Pietsch, Unsplash
Prawin Adhikari mengolah dua dongeng Tharu menjadi sebuah novella berjudul "Budhani". Ia mengambil bahan dari cerita yang dikumpulkan oleh Krishna Sarbahari dan mengembangkan kisah baru dari benih cerita itu.
Indu Tharu menerjemahkan dan menulis kembali karya itu ke dalam bahasa Tharu. Cerita mengikuti seekor gagak yang bereinkarnasi menjadi gadis dan berjuang melawan ketidakadilan sosial dan hukum.
Sebuah wawancara dengan kedua pencipta dilakukan oleh Sanjib Chaudhary dari Global Voices dan disunting untuk kejelasan. Indu mengatakan menulis dalam bahasa Tharu membuatnya harus menghadirkan kembali banyak kosakata tradisional.
Kata-kata sulit
- mengolah — mengubah bahan menjadi sesuatu yang baru
- dongeng — cerita tradisional atau rakyat biasanya fiksi
- novella — cerita fiksi yang lebih pendek dari novel
- menerjemahkan — mengubah teks dari satu bahasa ke bahasa lain
- bereinkarnasi — kembali hidup dalam bentuk tubuh baru
- ketidakadilan — keadaan tidak adil antara orang atau kelompok
- sunting — mengubah teks supaya lebih jelas atau benardisunting
- kosakata — kumpulan kata yang dipakai dalam satu bahasa
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu membaca dongeng dari budaya lain? Ceritakan singkat.
- Mengapa penting menerjemahkan karya ke bahasa lokal menurutmu?
- Apakah kosakata tradisional penting dalam cerita? Mengapa?
Artikel terkait
Perjalanan Miski Osman: Mogadishu, Nairobi, dan Investasi di Afrika Timur
Proyek yang didukung AUMF, International Consulting Expertise, dan Uni Eropa mengumpulkan wawancara tentang diaspora Somalia. Seri ini menonjolkan pengalaman Miski Osman, perjalanan hidupnya, dan pekerjaannya pada tata kelola, ketahanan, dan investasi di Afrika Timur.
AI Mempelajari Nilai Budaya dari Perilaku Manusia
Penelitian University of Washington menunjukkan AI yang dilatih mengamati perilaku manusia dapat meniru nilai budaya. Eksperimen permainan dan tes donasi menunjukkan agen yang dilatih pada data kelompok Latino bertindak lebih tolong‑menolong.
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.