- Anak-anak mengemis di kota-kota Sahel.
- Kota seperti Niamey, Bamako, Ouagadougou.
- Mereka pakai baju compang-camping.
- Mereka sering membawa mangkuk di jalan.
- Beberapa anak belajar di sekolah Al-Quran.
- Beberapa anak disebut Talibés.
- Banyak keluarga hidup dalam kemiskinan.
- Sekitar 43 persen di Burkina Faso pada 2021.
- 47.4 persen di Niger pada 2023.
Kata-kata sulit
- kemiskinan — Kondisi tidak memiliki cukup uang atau sumber daya.
- anak-anak — Bocah-bocah atau individu muda.
- mengemis — Meminta uang atau makanan dari orang lain.
- masalah — Hal atau situasi yang sulit.
- berpakaian — Cara seseorang mengenakan pakaian.
- Orang dewasa — Individu yang sudah tumbuh dan matang.
- mengabaikan — Tidak memberi perhatian atau tidak peduli.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa kemiskinan menjadi masalah di Sahel?
- Apa yang bisa dilakukan untuk membantu anak-anak yang mengemis?
- Bagaimana pandangan masyarakat terhadap anak-anak yang mengemis?
Artikel terkait
Kesenjangan Pendidikan dan Akses Digital di Chiapas
Di dataran tinggi Chiapas, kemiskinan, tuna aksara, dan akses internet yang rendah membatasi peluang pendidikan bagi perempuan muda. Beberapa program seperti Low‑Tech dan Tecnolochicas menunjukkan kemajuan, tetapi dukungan jangka panjang masih diperlukan.
Pemuda Afrika: Tantangan dan Peluang untuk Masa Depan
Populasi Afrika relatif muda dan terus tumbuh, menurut laporan UNICEF (2023). Beberapa negara membuat inisiatif digital dan pelatihan, namun tantangan besar tetap di pendidikan, pekerjaan formal, dan layanan kesehatan bagi generasi muda.
Serangan bot pada Instagram aktivis dan media di Balkan Barat
Pada November 2025 operasi bot menyerang akun Instagram aktivis dan media di Balkan Barat. Liputan Meta.mk pada 16 dan 23 November 2025 melaporkan taktik pengikut palsu, laporan massal, dan komentar bot yang menurunkan visibilitas.
Keadaan Darurat dan Pemuda Laki-laki di Karibia
Di beberapa bagian Karibia, keadaan darurat memperluas wewenang penegakan dan membuat kehadiran negara sangat terlihat. Langkah ini berdampak tidak proporsional pada pemuda laki-laki dan berhubungan dengan masalah pekerjaan, pendidikan, dan norma maskulinitas.