Perspektif manusia terhadap AICEFR A2
21 Apr 2026
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Marija Zaric, Unsplash
Tulisan ini bagian dari seri "Jangan tanya AI, tanya rekan," hasil kolaborasi Global Voices, Association for Progressive Communication, dan GenderIT. Bagian lain di Spotlight Global Voices April 2026 adalah karya Hija Kamran, yang menyatakan dia sering terlambat mengadopsi inovasi dan bersikap berhati-hati.
Kamran berargumen perusahaan teknologi lebih memprioritaskan model bisnis daripada kepentingan orang. Ia mengutip kalimat terkenal, "Senator, kami menayangkan iklan," dan melaporkan seorang perwakilan mengatakan, "Saya mendorong orang membaca ketentuan layanan kami." Menurutnya, jawaban itu menunjukkan kurangnya transparansi dan akuntabilitas.
Artikel menjelaskan bahwa data pelatihan berasal dari internet dan catatan publik, sehingga mencerminkan pengecualian, rasisme, seksisme, dan ketidaksetaraan ekonomi. Kamran juga menyebut "kerusakan kolateral" untuk orang yang mungkin dirugikan, dan menyerukan pendekatan hak asasi manusia serta pertanyaan tentang siapa yang mendapat manfaat.
Kata-kata sulit
- kolaborasi — kerja bersama antara dua pihak atau lebih
- mengadopsi — mulai menggunakan atau menerima sesuatu yang baru
- model bisnis — cara perusahaan menghasilkan uang dari produk atau layanan
- ketentuan layanan — aturan dan syarat penggunaan layanan atau produk
- transparansi — keterbukaan tentang proses dan informasi
- akuntabilitas — tanggung jawab atas tindakan dan keputusan
- kerusakan kolateral — dampak buruk yang tidak diinginkan pada orang
- hak asasi manusia — kebebasan dan perlindungan dasar untuk semua orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda sering berhati-hati terhadap teknologi baru? Mengapa?
- Menurut Anda, apakah perusahaan teknologi harus lebih memprioritaskan kepentingan orang? Jelaskan singkat.
- Bagaimana cara sederhana melindungi orang dari dampak buruk teknologi?
Artikel terkait
AI Baru Mempercepat Kekerasan Daring terhadap Perempuan di Nigeria
Kekerasan berbasis gender daring di Nigeria meningkat setelah munculnya alat AI generatif di media sosial. Laporan dan peneliti menemukan pelecehan lebih mudah dibuat, dibagikan, dan menargetkan perempuan kulit hitam Nigeria secara khusus.
Serangan bot pada Instagram aktivis dan media di Balkan Barat
Pada November 2025 operasi bot menyerang akun Instagram aktivis dan media di Balkan Barat. Liputan Meta.mk pada 16 dan 23 November 2025 melaporkan taktik pengikut palsu, laporan massal, dan komentar bot yang menurunkan visibilitas.
Penelitian: Aturan AI Uni Eropa Tidak Mengatur Teknologi yang Keluar
Penelitian 7amleh menemukan bahwa aturan Uni Eropa tentang kecerdasan buatan tidak mengendalikan aliran teknologi dan dana ke pemerintahan serta militer di Asia Barat dan Afrika Utara, dengan sedikit akuntabilitas atas dampak hak asasi manusia.
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal
Pada awal September 2025 unjuk rasa pelajar di Kathmandu berkembang menjadi bentrokan setelah polisi menembak ke kerumunan; setidaknya 19 orang tewas. Pemerintah menunjuk Sushila Karki sebagai perdana menteri sementara dan menjanjikan penyelidikan serta pemilihan baru.