Peta baru yang dibuat dengan data JWST menunjukkan jaring kosmik — jaringan filamen dan lembaran materi gelap serta gas — dengan ketajaman yang belum pernah ada. Pemetaan ini melacak perkembangan jaringan galaksi selama 13,7 miliar tahun dan mencapai kembali ke masa ketika alam semesta berumur 1 miliar tahun.
Penelitian menggunakan survei COSMOS‑Web, program General Observer terbesar untuk JWST, yang menutupi area kontigu kira‑kira seluas tiga bulan purnama. Sejak diluncurkan pada 2021, instrumen inframerah JWST memungkinkan deteksi banyak galaksi redup dan sangat jauh, sehingga para ilmuwan dapat mengukur jarak galaksi dengan lebih baik dan menempatkannya pada irisan waktu kosmik.
Tim merilis katalog besar galaksi, video yang menunjukkan evolusi jaring kosmik, serta alat data publik. Para peneliti berharap rilis ini mendorong studi lanjutan tentang evolusi galaksi dalam filamen dan gugus sepanjang waktu kosmik.
Kata-kata sulit
- jaring kosmik — struktur besar materi antara galaksi
- filamen — serangkaian jalur tipis bahan di angkasa
- lembaran — lapisan datar materi yang sangat luas
- materi gelap — materi tak terlihat yang memengaruhi gravitasi
- survei — pengamatan sistematis area atau objek
- kontigu — bersebelahan tanpa celah atau jeda
- inframerah — gelombang cahaya lebih panjang dari merah
- evolusi — perubahan bertahap selama waktu panjang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda peta jaring kosmik ini bisa membantu studi tentang evolusi galaksi?
- Mengapa tim peneliti merilis alat data publik dan katalog besar? Jelaskan dengan satu atau dua alasan.
Artikel terkait
Pendidik Minta Evolusi Dikembalikan ke Buku Teks di India
Pendidik sains di India meminta pemerintah mengembalikan materi evolusi yang dihapus dari buku pelajaran. Penghapusan dilakukan oleh NCERT untuk meringankan beban belajar setelah pandemi, dan ratusan ilmuwan menolak keputusan itu.
AI dapat memperkirakan risiko ADHD dari catatan kesehatan anak
Peneliti menemukan kecerdasan buatan bisa memakai catatan kesehatan elektronik untuk memperkirakan risiko anak mengembangkan ADHD beberapa tahun sebelum diagnosis biasa. Identifikasi dini dapat mempercepat dukungan yang membantu hasil jangka panjang.
Laporan: Uganda Perlu Reformasi Riset dan Inovasi
Laporan nasional yang diluncurkan pada 21 Juni menyimpulkan Uganda perlu mereformasi sistem ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk mempercepat peralihan menuju status berpendapatan menengah. Laporan menyoroti kesenjangan gender dan kelemahan pendanaan.
Kecerdasan Buatan Generatif Mengubah Pengalaman Perjalanan
Profesor bisnis menjelaskan bahwa kecerdasan buatan generatif dapat membaca suasana hati pelancong dan menyesuaikan saran perjalanan secara real time. Teknologi ini bekerja sebelum, selama, dan setelah perjalanan, namun menimbulkan kekhawatiran privasi dan etika.