Sebuah studi baru menemukan bahwa lapangan tenis tanah liat hijau di AS dapat menghilangkan karbon dioksida melalui pelapukan batu yang diperkuat. Lapangan yang diteliti terbuat dari metabasalt, jenis basalt yang dapat menyimpan karbon. Air hujan bereaksi dengan batu silikat dan memicu proses kimia yang menyerap karbon dioksida.
Tim penelitian, yang mencakup Jonathan Lambertopens dan Frank J. Pavia, menggunakan basis data lapangan tenis AS dan menganalisis 17,178 lapangan tanah liat hijau. Mereka menghitung laju sekuestrasi bruto dan bersih dengan memperhitungkan emisi dari penambangan, pengolahan, pengangkutan, konstruksi, dan pemeliharaan.
Peneliti memperkirakan penghilangan sekitar 25,000 metrik ton karbon dioksida per tahun. Mereka juga melaporkan bahwa sebagian besar lapangan mencapai nol bersih dalam beberapa tahun, dan bahwa lokasi serta suhu sangat memengaruhi hasil. Studi ini dipublikasikan di Applied Geochemistry.
Kata-kata sulit
- pelapukan — proses penguraian atau perubahan pada batuan
- metabasalt — jenis batuan beku yang merupakan jenis basalt
- sekuestrasi — penyimpanan karbon dioksida oleh material atau proses
- emisi — gas yang dilepaskan ke udara dari aktivitas manusia
- penambangan — proses mengambil mineral atau batu dari tanah
- pengangkutan — kegiatan memindahkan barang atau material ke lokasi
- nol bersih — kondisi ketika emisi diimbangi dengan penyerapan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju bahwa lapangan tenis dari metabasalt bisa membantu mengurangi karbon? Jelaskan alasan singkat.
- Bagaimana lokasi dan suhu mungkin memengaruhi kemampuan lapangan menyerap karbon?
- Sebutkan satu aktivitas dari daftar yang perlu diperhitungkan ketika menghitung emisi.
Artikel terkait
Proyek Air di Timur Tengah Mengalami Kekurangan Dana
Pemotongan bantuan dari AS dan donor lain mengancam proyek air di negara-negara seperti Morocco, Tunisia, Egypt, Lebanon, dan Jordan. Banyak proyek, termasuk desalinasi dan pengelolaan air, bergantung pada dukungan internasional yang kini berkurang.
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.