Sebuah analisis terperinci menunjukkan bahwa lapangan tenis tanah liat hijau di Amerika Serikat dapat menyerap jumlah besar karbon dioksida melalui pelapukan batu yang diperkuat. Pelapukan ini memanfaatkan batu silikat seperti basalt; ketika air hujan bereaksi dengan batu, proses kimia menyimpan karbon. Lapangan yang diteliti dibuat dari metabasalt, sebuah variasi basalt yang cocok untuk penyimpanan karbon.
Para peneliti, termasuk Jonathan Lambertopens dan Frank J. Pavia, menggunakan basis data lapangan tenis AS untuk mengidentifikasi lokasi dan tipe permukaan dan menganalisis 17,178 lapangan tanah liat hijau. Mereka menghitung laju sekuestrasi bruto dan bersih dengan memperhitungkan emisi dari penambangan, pengolahan, pengangkutan material, konstruksi, dan pemeliharaan. Estimasi juga memakai informasi tentang jenis basalt, ukuran butir yang dihancurkan, suhu lapangan, dan komposisi kimia.
Hasilnya menunjukkan penghilangan sekitar 25,000 metrik ton CO2 per tahun. Sekitar 80% lapangan mencapai emisi nol bersih dalam kurang dari 10 tahun, dan 92% dalam kurang dari 20 tahun; waktu median untuk menjadi net negatif sekitar 3.5 tahun. Konstruksi lapangan tanah liat menghasilkan emisi 1.6 sampai 3 kali lebih rendah dibanding lapangan keras, yang tidak menghilangkan karbon melalui pelapukan.
- Lapangan dianalisis: 17,178 unit
- Penghilangan tahunan: ~25,000 metrik ton CO2
- 80% nol bersih <10 tahun; median 3.5 tahun
- 19 lapangan di daerah sangat dingin mungkin tidak mencapai nol
Lokasi dan suhu sangat memengaruhi sekuestrasi; lapangan di lokasi terpanas dan dekat fasilitas pengolahan basalt di Virginia menunjukkan laju tertinggi. Para penulis menyatakan bahwa perubahan komposisi batu hancur dan pelacakan pemeliharaan yang lebih baik dapat meningkatkan penghilangan karbon yang dapat diverifikasi. Penelitian ini muncul di Applied Geochemistry. Sumber: NYU.
Kata-kata sulit
- pelapukan — proses kimia saat batu bereaksi dengan air hujan
- silikat — kelompok mineral yang membentuk banyak batuan
- basalt — batu vulkanik silikat gelap yang kaya mineral
- metabasalt — variasi basalt yang cocok untuk penyimpanan karbon
- sekuestrasi — penyimpanan karbon dari atmosfer ke bahan padat
- nol bersih — keadaan saat emisi sama dengan penghilangan karbon
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perubahan komposisi batu hancur dan pelacakan pemeliharaan yang lebih baik bisa meningkatkan penghilangan karbon menurut para penulis?
- Mengapa lokasi dan suhu memengaruhi laju sekuestrasi, berdasarkan teks?
- Konstruksi lapangan tanah liat menghasilkan emisi lebih rendah dibanding lapangan keras; apa implikasi hasil ini untuk konstruksi lapangan baru?
Artikel terkait
Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-Edea
Komunitas nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II menghadapi serangan kapal trawl industri di Taman Nasional Douala-Edea. Metode penangkapan ilegal merusak mangrove, mengurangi ikan, dan mengancam mata pencaharian; LCMC dipasang untuk membantu pengelolaan.
Burung Gunung di Barat Laut Pasifik Lebih Tangguh dari Perkiraan
Perbandingan ulang situs lapangan setelah 30 tahun menunjukkan sebagian besar populasi burung di Barat Laut Pasifik stabil atau bertambah di ketinggian lebih tinggi. Beberapa spesies, seperti Canada Jay, tetap memerlukan bantuan.
Komposit Serbuk Kayu Berperekat Struvite Tahan Api dan Dapat Didaur Ulang
Para peneliti mengubah serbuk kayu menjadi komposit yang memakai mineral struvite sebagai perekat. Material ini lebih tahan api, dapat didaur ulang, dan cocok untuk penggunaan interior, tetapi perlu peningkatan skala dan penurunan biaya.
Pemanasan Mengurangi Emisi Nitrogen di Beberapa Tanah Hutan
Studi lapangan menunjukkan pemanasan tidak selalu meningkatkan pelepasan nitrogen. Di lokasi yang lebih kering, pemanasan cenderung mengurangi emisi gas dari tanah, sedangkan di hutan yang lebih basah emisi justru meningkat.
Ngarai Dalam di Dataran Tinggi Andes, Peru
Penelitian baru menemukan ngarai besar di Dataran Tinggi Andes terbentuk karena pengangkatan tektonik melambat dan penangkapan sungai yang memperdalam erosi. Model komputer menunjukkan kedua faktor berperan, tetapi penangkapan sungai adalah kunci.