Benjamin Freeman menemukan studi lama oleh Louise Waterhouse tentang komunitas burung di pegunungan dekat Vancouver. Ia memakai peta buatan tangan dan pengetahuan lokal untuk menemukan kembali lokasi lapangan asli dan mensurvei ulang area-area itu.
Freeman sering bangun sangat pagi untuk mencapai lokasi. Sebagian besar pengamatan dilakukan pada masa berkembang biak burung, dari akhir Mei sampai Juni. Kadang ia harus mendaki melalui salju dan cuaca dingin.
Dengan membandingkan data lama dan baru, tim menemukan bahwa meski suhu naik selama 30 tahun, kebanyakan populasi burung tidak menurun. Banyak spesies stabil atau lebih banyak di ketinggian lebih tinggi. Namun Canada Jay termasuk yang sedang berjuang. Hasil studi ini dimuat di jurnal Ecology. Pendanaan datang dari Packard Foundation.
Kata-kata sulit
- menyurvei — memeriksa atau mengumpulkan data di lapanganmensurvei ulang
- berkembang biak — waktu ketika hewan memiliki anak
- populasi — jumlah individu dalam satu kelompok
- ketinggian — jarak vertikal dari permukaan laut
- suhu — tingkat panas atau dingin udara
- pendanaan — uang untuk mendukung penelitian atau proyek
- pengetahuan — informasi atau hasil pengalaman lokalpengetahuan lokal
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana Freeman menemukan kembali lokasi lapangan lama?
- Bagaimana cuaca saat ia melakukan pengamatan kadang-kadang?
- Apa hasil penting yang didapat tim saat membandingkan data lama dan baru?
Artikel terkait
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
Karnaval di Rio Tingkatkan Mikroplastik dari Glitter
Studi di Pantai Flamengo, Rio de Janeiro, menemukan bahwa glitter dan plastik kecil meningkat selama Karnaval. Penelitian 2024 menunjukkan sebagian besar mikroplastik di pasir berasal dari fragmen plastik seperti glitter dan partikel tetap tinggi setelah acara.
Studi: Banyak Gletser Akan Hilang pada Abad Ini
Sebuah studi internasional melaporkan kapan dan berapa banyak gletser yang mungkin hilang hingga 2100. Wilayah seperti Alpen dan pegunungan dekat ekuator menghadapi risiko terbesar, dan skenario pemanasan menentukan jumlah gletser yang tersisa.