Para peneliti menggabungkan peta kandungan natrium pada tumbuhan dengan data kepadatan hewan dan analisis feses. Karena kekurangan natrium dapat terlihat dalam feses, tim dapat menilai asupan natrium hewan secara langsung.
Hasil menunjukkan bahwa banyak herbivora liar di berbagai bagian Afrika memiliki akses natrium yang terbatas. Kekurangan ini terutama terjadi pada hewan besar, seperti gajah, jerapah, dan badak. Beberapa hewan menggali dasar sungai, memasuki gua, atau berkumpul di petak garam untuk mendapat natrium.
Peneliti juga menyebut kekurangan natrium mungkin menjelaskan sedikitnya megaherbivora di Afrika Barat. Ada risiko konservasi dari titik natrium buatan dan penggaraman jalan karena hewan yang mencari garam bisa bertemu manusia.
Kata-kata sulit
- kandungan — jumlah zat tertentu di dalam sebuah bahankandungan natrium
- analisis — pemeriksaan untuk mendapatkan informasi dari dataanalisis feses
- herbivora — hewan yang memakan tumbuhan sebagai makanannyaherbivora liar
- megaherbivora — hewan pemakan tumbuhan berukuran sangat besar
- kekurangan — keadaan tidak cukup atau kurang jumlahkekurangan natrium
- penggaraman — tindakan menabur garam pada jalanpenggaraman jalan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat hewan mencari garam di alam? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurut Anda manusia dapat mengurangi risiko bertemunya hewan dan manusia di titik garam?
- Pentingkah masalah kekurangan natrium untuk perlindungan hewan? Mengapa?
Artikel terkait
Perdagangan Satwa Liar di Nepal dan Dampaknya
Perdagangan satwa liar adalah bisnis global besar. Nepal menjadi negara asal dan jalur transit, sementara masyarakat miskin dan adat sering dihukum. Pakar menyerukan reformasi hukum, penyelidikan tingkat atas, dan dukungan mata pencaharian.