Penelitian ini, dipimpin oleh peneliti dari Gerald J. and Dorothy R. Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts University, mengevaluasi bagaimana pola makan sehat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sambil meminimalkan emisi dan biaya. Hasilnya dipublikasikan di jurnal Nature Food. Para peneliti menggunakan target Healthy Diet Basket yang dipakai badan-badan PBB dan beberapa pemerintah untuk pemantauan global.
Untuk setiap item makanan mereka mengumpulkan tiga jenis data: ketersediaan dan harga di tiap negara, seberapa besar bagian pasokan nasional yang diwakili item itu, serta rata-rata emisi gas rumah kaca global yang terkait dengan produk tersebut. Untuk tiap negara, tim memodelkan lima pola makan, termasuk pola sehat dengan emisi terendah dan pola sehat dengan biaya terendah, serta beberapa versi berdasarkan produk yang paling sering dikonsumsi.
Salah satu temuan utama adalah bahwa memilih opsi paling murah di dalam tiap kelompok makanan umumnya menurunkan jejak iklim pola makan. Peneliti mencatat beberapa pertukaran penting, seperti perbedaan emisi antara susu dan daging sapi, serta perbedaan emisi antar sumber karbohidrat seperti beras, gandum, dan jagung.
Kata-kata sulit
- mengevaluasi — memeriksa atau menilai sesuatu secara sistematis
- pola makan sehat — cara makan yang mendukung kesehatan tubuh
- emisi — gas atau zat yang dilepas ke udara
- ketersediaan — keadaan ada atau tersedia di suatu tempat
- pasokan — jumlah barang yang disediakan untuk pasarpasokan nasional
- jejak iklim — total emisi gas rumah kaca sebuah aktivitas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda memilih makanan paling murah selalu baik untuk lingkungan? Jelaskan alasan singkat.
- Bagaimana data seperti ketersediaan dan harga dapat mempengaruhi rekomendasi pola makan di negara Anda?
- Sebutkan satu contoh pertukaran antara biaya dan emisi yang mungkin terjadi dalam pilihan makanan sehari-hari.
Artikel terkait
Masyarakat Adat Minta Perlindungan Hutan di COP30
Di COP30 di Belém, masyarakat adat dan komunitas lokal menuntut perlindungan hutan, pengakuan hak wilayah, dan akses langsung ke pembiayaan iklim. Tuntutan itu muncul setelah laporan GATC dan Earth Insight memetakan ancaman ekstraksi industri.
Letusan Hunga Tonga bantu hilangkan metana
Letusan bawah laut Hunga Tonga–Hunga Ha’apai pada Januari 2022 menghasilkan plume yang tampaknya menghancurkan sebagian metana. Pengamatan satelit melihat formaldehida tinggi dan melacak awan itu selama 10 hari, yang memberi informasi baru tentang pemanasan global.
Pola Makan Tradisional Afrika Kurangi Peradangan
Studi gabungan menemukan bahwa beralih ke pola makan tradisional Afrika menurunkan peradangan dan memperkuat respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan. Hasil ini relevan untuk kenaikan penyakit tidak menular di Sub-Sahara Afrika.
Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-Edea
Komunitas nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II menghadapi serangan kapal trawl industri di Taman Nasional Douala-Edea. Metode penangkapan ilegal merusak mangrove, mengurangi ikan, dan mengancam mata pencaharian; LCMC dipasang untuk membantu pengelolaan.