Di Amerika Serikat, sungai, kolam, dan danau air tawar menjadi lebih asin karena garam jalan masuk lewat limpasan. Peneliti dari University of Missouri menguji bagaimana garam ini memengaruhi siput air tawar dalam kondisi yang meniru alam.
Mereka melakukan percobaan semi-luar ruangan yang menggabungkan beberapa tingkat garam dengan keberadaan atau ketiadaan predator. Hasilnya, garam lebih mematikan saat siput juga merasakan keberadaan predator. Siput makan dan bergerak lebih sedikit saat merasa takut, sementara garam membuat mereka memakai lebih banyak energi. Tim menyarankan beberapa langkah praktis, seperti pra-penyemprotan jalan, kalibrasi truk penyebar garam, dan penerapan garam yang lebih strategis untuk mengurangi polusi garam.
Studi ini dipublikasikan di jurnal OIKOS.
Kata-kata sulit
- limpasan — aliran air yang membawa bahan dari tanah
- predator — hewan yang memangsa hewan lain untuk makan
- polusi — masuknya zat berbahaya ke lingkungan sekitar
- kalibrasi — mengatur alat agar bekerja dengan tepat
- memengaruhi — memberi pengaruh atau efek pada sesuatu
- mempublikasikan — menerbitkan atau mengumumkan hasil penelitiandipublikasikan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Di tempatmu, apakah garam jalan pernah digunakan? Ceritakan singkat.
- Langkah mana dari teks yang menurutmu mudah dilakukan di lingkunganmu? Mengapa?
Artikel terkait
Pembatasan Energi Terbarukan di Republik Dominika
Laporan OC menyatakan pembangkit surya di Republik Dominika sering dibatasi sehingga perusahaan energi kehilangan sekitar USD 5.17 juta pada Januari–Juni 2025. Pembatasan ini menaikkan biaya dan memperlambat transisi energi karena jaringan dan penyimpanan belum memadai.
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.