Studi yang diterbitkan di Scientific Reports dilakukan oleh Meital Peleg Mizrachi dari Yale dan Ori Sharon dari Bar Ilan University. Mereka menganalisis jawaban dari survei representatif nasional terhadap 1.009 individu dari setiap negara bagian di Amerika Serikat tentang pembelian dan pembuangan pakaian.
Analisis menunjukkan korelasi positif antara pengeluaran di pasar pakaian bekas dan pasar pakaian primer. Para penulis menyimpulkan bahwa pembelian pakaian bekas sering melengkapi, bukan menggantikan, pengeluaran untuk pakaian baru. Sebuah klaster berisi 59% responden menunjukkan tingkat konsumsi tinggi pada kedua pasar; anggota kelompok ini sering mengembalikan barang, menyimpan pakaian hanya untuk periode singkat, dan meningkatkan pembelian pakaian bekas sejak 2020.
Kelompok usia muda terlibat lebih tinggi: 79% responden usia 18–24 tahun pernah membeli pakaian bekas, dibanding 57% pada usia 65 tahun ke atas, dan mahasiswa melaporkan keterlibatan paling sering (84%). Penulis juga menghubungkan temuan ini dengan teori efek rebound dan moral licensing.
Kata-kata sulit
- survei — penyajian pertanyaan untuk mengumpulkan data
- representatif — mewakili kelompok besar atau populasi secara umum
- pembuangan — tindakan membuang barang yang tidak dipakai lagi
- korelasi — hubungan antara dua hal yang saling berkaitan
- melengkapi — menjadi tambahan sehingga sesuatu lebih lengkap
- menggantikan — mengambil tempat atau peran sesuatu yang lama
- klaster — kelompok orang atau data dengan sifat sama
- responden — orang yang memberikan jawaban dalam sebuah survei
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda pembelian pakaian bekas sering melengkapi, bukan menggantikan, pembelian pakaian baru?
- Bagaimana kebiasaan mengembalikan dan menyimpan pakaian bisa mempengaruhi tingkat konsumsi?
- Apakah Anda pernah membeli pakaian bekas? Jelaskan alasan singkat Anda.
Artikel terkait
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.
Senegal luncurkan respons nasional terhadap wabah RVF
Senegal meluncurkan respons nasional lintas sektor pada 20 October di Dakar untuk menghadapi wabah demam Lembah Rift. Pemerintah meningkatkan pengawasan, vaksinasi ternak, pengendalian nyamuk, dan upaya diagnostik di wilayah terdampak.
Filter nanofiber yang menangkap CO2 di dalam gedung
Para peneliti mengembangkan filter udara berbahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida di dalam bangunan. Filter ini kompatibel dengan sistem HVAC, bisa dipakai ulang, dan berpotensi menurunkan penggunaan energi dan emisi.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.