Uzbekistan Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi dengan Investor ChinaCEFR A1
24 Okt 2025
Diadaptasi dari Brian Hioe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Vincent Tint, Unsplash
- Uzbekistan mulai membangun fasilitas baru.
- Fasilitas itu ubah sampah jadi energi.
- Pembangunan pertama mulai 7 Juli 2025.
- Lokasi pertama di provinsi Andijan.
- Fasilitas bakar 1,500 ton per hari.
- Fasilitas hasilkan 240 million kWh listrik.
- CAMCE investasi USD 140 million.
- Ada kekhawatiran tentang transparansi dan kesehatan.
Kata-kata sulit
- pabrik — Tempat membuat barang atau produk.
- energi — Kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas.
- sampah — Benda yang tidak terpakai atau buangan.
- bekerja sama — Bertindak bersama untuk tujuan yang sama.
- mengurangi — Menghilangkan sebagian dari sesuatu.
- limbah — Barang yang tidak berguna dan dibuang.
- polusi — Pencemaran lingkungan yang merugikan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting mengurangi limbah?
- Apa pendapatmu tentang energi dari sampah?
- Bagaimana pabrik ini dapat membantu lingkungan?
Artikel terkait
Tisu Uji Cepat untuk Deteksi Timbal di Rumah dan Mobil
Sebuah studi memvalidasi tisu kolorimetrik yang berubah warna untuk mendeteksi timbal di rumah dan kendaraan pekerja konstruksi. Metode ini lebih cepat dan jauh lebih murah dibanding tes laboratorium dan bisa dipakai langsung oleh keluarga.
Militarisasi di Selatan Trinidad Mengganggu Nelayan
Desa-desa Icacos dan Cedros di selatan Trinidad menghadapi tekanan keamanan karena ketegangan AS–Venezuela. Nelayan menghindari perairan jauh, pendapatan menurun, dan layanan lokal tertekan; pemerintah berusaha menjaga kontrol perbatasan tanpa terlibat langsung.
Filter nanofiber yang menangkap CO2 di dalam gedung
Para peneliti mengembangkan filter udara berbahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida di dalam bangunan. Filter ini kompatibel dengan sistem HVAC, bisa dipakai ulang, dan berpotensi menurunkan penggunaan energi dan emisi.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.