Sebuah studi menguji tisu kolorimetrik yang berubah warna saat mendeteksi timbal. Peneliti menguji tisu di rumah dan di kendaraan pekerja konstruksi yang tinggal bersama anak. Tisu menunjukkan tingkat timbal rendah, sedang, atau tinggi dengan warna oranye dan merah.
Alat ini menemukan timbal pada banyak permukaan rumah dan kendaraan dan memberi hasil yang mirip dengan analisis laboratorium. Tisu juga jauh lebih murah dan lebih cepat daripada tes laboratorium, sehingga keluarga bisa memeriksa permukaan berisiko sendiri. Para peneliti merekomendasikan studi lebih luas untuk mendukung penggunaan di rumah.
Kata-kata sulit
- tisu kolorimetrik — kain tes yang berubah warna untuk mendeteksi zat
- mendeteksi — menemukan atau melihat adanya sesuatu berbahaya
- timbal — logam berat yang berbahaya untuk kesehatan manusia
- permukaan — bagian luar suatu benda atau area yang terlihat
- analisis — pemeriksaan data atau sampel di laboratorium
- merekomendasikan — mengusulkan agar suatu tindakan dilakukan oleh orang lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda akan memeriksa rumah Anda dengan tisu seperti ini? Mengapa?
- Permukaan mana di rumah yang menurut Anda berisiko mengandung timbal?
- Apa keuntungan menggunakan tisu dibanding tes laboratorium?
Artikel terkait
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Studi: COVID-19 dan Flu Tinggalkan Perubahan Jangka Panjang
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kasus ringan COVID-19 atau influenza dapat menyebabkan perubahan berkepanjangan di paru-paru. Hanya pada COVID-19 ditemukan peradangan otak dan gangguan pada jalur serotonin dan dopamin.