Militarisasi di Selatan Trinidad Mengganggu NelayanCEFR A2
31 Okt 2025
Diadaptasi dari Kwasi Cudjoe, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Jaime Creixems, Unsplash
Di ujung selatan Trinidad, desa Icacos dan Cedros dekat Venezuela. Selama puluhan tahun penduduk bergantung pada laut untuk menangkap ikan dan berdagang kecil-kecilan. Sekarang situasi berubah karena peningkatan patroli dan kehadiran kapal serta pesawat militer AS di dekat perairan Venezuela.
Para nelayan mengatakan mereka menghindari perairan yang lebih jauh karena takut terseret ke operasi militer atau penegakan hukum. Akibatnya hasil tangkapan menyusut dan pendapatan turun. Trinidad dan Tobago juga menampung banyak migran Venezuela yang datang lewat laut, sehingga tekanan pada layanan lokal meningkat.
Pemerintah mendukung kontrol perbatasan tetapi berusaha menghindari keterlibatan langsung dalam kebuntuan militer. CARICOM meminta agar kawasan Karibia tetap menjadi zona perdamaian. Beberapa langkah praktis yang diusulkan termasuk koridor aman, komunikasi waktu nyata, dan koordinasi regional.
Kata-kata sulit
- ketegangan — Situasi tegang atau menegangkan antara dua pihak.
- nelayan — Orang yang menangkap ikan di laut.
- militer — Angkatan bersenjata negara.
- perairan — Bagian dari lautan atau sungai.
- migran — Orang yang pindah ke tempat lain.
- tidak aman — Dalam keadaan tidak berbahaya.
- pendapatan — Uang yang diterima dari pekerjaan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana ketegangan ini dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari nelayan?
- Apa solusi yang mungkin untuk mengurangi dampak ketegangan ini?
- Mengapa keberadaan migran bisa mempengaruhi nelayan di Trinidad?
Artikel terkait
Pameran tentang Warisan Buruh Kontrak di Karibia
Antara 1834 dan 1920 banyak orang tiba di Karibia sebagai buruh kontrak, sebagian besar dari India. Pameran oleh Gabrielle Hosein dan Abigail Hadeed menampilkan foto, tumbuhan, dan karya yang mempertanyakan stereotip serta menghubungkan masa lalu dan kini.
Ghana Perdagangkan Kredit Karbon ke Swiss
Ghana menjadi negara Afrika pertama yang memperdagangkan kredit karbon di bawah Article 6.2 Perjanjian Paris. Pada 8 July negara itu mentransfer 11,733 tonnes pengurangan emisi ke Swiss dari proyek kompor bersih yang didukung oleh KliK Foundation.