Pusat Data, AI, dan Tekanan Terhadap Pasokan Air di BatamCEFR B2
21 Apr 2026
Diadaptasi dari Mong Palatino, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Lisa Shauma, Unsplash
Pertumbuhan AI generatif mendorong permintaan besar untuk pusat data karena teknologi ini diperkirakan akan menciptakan USD 243.5 miliar dalam kapasitas produksi ekonomi, sekitar 18 persen dari PDB Indonesia 2022. Untuk membangun ekonomi yang siap AI diperlukan pusat data dan infrastruktur pendukung, sehingga investasi untuk fasilitas baru meningkat, termasuk ke lokasi seperti Johor dan Batam karena aturan yang lebih ketat di Singapura.
Per April 2026 terdapat 170 pusat data di Indonesia. Laporan DataCenterBoom! menyebut pusat data ukuran sedang mengonsumsi sekitar 300,000 galon air per hari (110 juta galon per tahun), setara pemakaian tahunan kira-kira 1,000 rumah tangga. Hampir separuh dari 170 pusat data berada di lokasi panas, sehingga kebutuhan pendinginan dapat mengurangi akses publik terhadap air. Pada 2025 Media Monitoring Repository on AI Incidents in Indonesia mencatat enam kasus yang melibatkan pusat data, termasuk kebocoran basis data, kegagalan kinerja, dan penggunaan energi tinggi.
Di Batam ketegangan ini terlihat jelas. Ada 18 pusat data di Batam Industrial Complex. Di Kabil Industrial Park pusat data baru diperkirakan membutuhkan 56 megawatt dan hingga 3 juta liter air per hari untuk pendinginan, cukup untuk sekitar 30,000 orang. Sembilan pusat data yang diusulkan di Nongsa Digital Park akan membutuhkan 285 megawatt dan sekitar 29 juta liter air per hari. Fasilitas yang ada dan yang direncanakan diperkirakan akan mengonsumsi sekitar delapan persen dari pasokan air Batam.
- Klaim pemasaran menyebut akses energi terbarukan, pasokan air berlimpah, dan peraturan lingkungan ketat.
- Warga Teluk Mata Ikan menggelar protes pada September 2024 dan Desember 2024 karena kekurangan air.
- Suara lokal dan peneliti memperingatkan risiko ketidakadilan lingkungan dan meminta kebijakan yang menyeimbangkan industri dan keberlanjutan.
Kata-kata sulit
- pusat data — gedung tempat server dan penyimpanan data
- mengonsumsi — menggunakan atau memerlukan sumber daya
- pendinginan — proses menurunkan atau menjaga suhu
- pasokan — ketersediaan suatu barang atau sumber dayapasokan air berlimpah, pasokan air Batam
- ketidakadilan lingkungan — perlakuan yang tidak adil terhadap lingkungan
- protes — tindakan menolak atau menyampaikan ketidaksetujuan
- kapasitas produksi ekonomi — jumlah barang atau jasa yang bisa dihasilkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pembangunan banyak pusat data bisa mempengaruhi ketersediaan air bagi komunitas lokal? Berikan alasan.
- Kebijakan apa yang menurut Anda perlu diterapkan untuk menyeimbangkan investasi pusat data dan keberlanjutan lingkungan? Jelaskan satu atau dua langkah.
- Perusahaan mengklaim akses energi terbarukan dan pasokan air berlimpah. Bagaimana warga dan pemerintah dapat menilai atau menanggapi klaim tersebut?
Artikel terkait
AI memperkuat prakiraan monsun dan membantu petani India
Alat AI seperti NeuralGCM meningkatkan prakiraan monsun di India. Pada musim panas ini, 38 million farmers menerima prakiraan empat minggu sebelum monsun, dan proyek ini akan diperluas ke banyak negara untuk membantu petani merencanakan tanam.
AI Lokal untuk Mengurangi Kekerasan dan Ketidaksetaraan Gender
Kelompok di Amerika Latin membuat alat kecerdasan buatan lokal untuk mempelajari dan mengurangi kekerasan dan ketidaksetaraan gender. Proyek ini melindungi data sensitif dan memberi bukti kepada pemerintah serta masyarakat sipil.
Salmonella kebal obat mencemari makanan anak di Karamoja
Studi peer-reviewed menemukan hampir setengah makanan dan air untuk anak di bawah lima tahun di Karamoja tercemar Salmonella yang kebal obat. Resistensi tinggi terhadap azithromycin dan kondisi sanitasi yang buruk memperparah malnutrisi dan diare.