- Sachet plastik kecil dipakai untuk sampo dan kopi.
- Banyak orang membeli sachet karena harganya murah.
- Sachet mudah masuk ke kantong dan sampah.
- Plastik sachet sulit untuk didaur ulang.
- Sachet yang dibuang menyebabkan polusi.
- Kelompok lingkungan mengumpulkan sachet di beberapa tempat.
- Mereka mendesak perusahaan berhenti membuat sachet.
- Mereka juga ingin sistem penggunaan ulang dibuat.
Kata-kata sulit
- sachet — kantong plastik kecil untuk isi sampo atau kopi
- daur ulang — proses membuat kembali bahan bekas menjadi barudidaur ulang
- polusi — kotoran atau racun yang merusak udara atau lingkungan
- lingkungan — alam dan tempat di sekitar manusia dan hewan
- mendesak — meminta dengan kuat supaya segera dilakukan
- mengumpulkan — mengambil dan menaruh barang-barang di satu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melihat sachet di jalan?
- Apakah kamu suka membeli barang dalam sachet? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apa yang bisa kita lakukan supaya sachet tidak jadi polusi?
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Karnaval di Rio Tingkatkan Mikroplastik dari Glitter
Studi di Pantai Flamengo, Rio de Janeiro, menemukan bahwa glitter dan plastik kecil meningkat selama Karnaval. Penelitian 2024 menunjukkan sebagian besar mikroplastik di pasir berasal dari fragmen plastik seperti glitter dan partikel tetap tinggi setelah acara.
Perjanjian Perikanan China dan Dampaknya di Mauritania
Pada 2010 sebuah perusahaan China menandatangani perjanjian panjang dengan Mauritania untuk investasi dan hak penangkapan. Kehadiran banyak kapal industri mengurangi hasil nelayan lokal, dan LSM meminta perlindungan pesisir sementara kebijakan belum jelas.
Pengungsi di Kyaka II Ubah Limbah Jadi Briket
Di Kyaka II, Uganda, sebuah proyek yang didirikan oleh pengungsi mengubah sisa makanan dan limbah tanaman menjadi briket untuk memasak. Proyek ini juga menanam pohon, membuat tungku, memberi pekerjaan, dan mendapat dukungan serta peringatan ahli.