Dari 2016 hingga 2018, ekspedisi Tara Pacific melakukan studi dua tahun tentang terumbu karang Pasifik. Tim meneliti 32 kepulauan dan mengumpulkan total 58,000 sampel untuk menggambarkan keanekaragaman hayati terumbu dan perairan di sekitarnya.
Para peneliti fokus pada mikrobioma, yaitu komunitas mikroorganisme yang hidup pada dan di sekitar karang. Mereka menemukan banyak bakteri baru dan banyak genom mikroba. Bakteri ini menghasilkan metabolit bioaktif, yaitu molekul kecil yang bisa berguna sebagai obat dan produk industri. Peneliti memperingatkan bahwa terumbu karang terancam oleh pemanasan laut dan pemutihan, sehingga upaya konservasi sangat penting.
Kata-kata sulit
- ekspedisi — perjalanan terorganisir untuk penelitian ilmiah
- keanekaragaman hayati — beragam jenis tumbuhan dan hewan di suatu tempat
- mikrobioma — kumpulan mikroorganisme yang hidup di suatu tempat
- mikroorganisme — makhluk hidup sangat kecil biasanya sel tunggal
- metabolit bioaktif — molekul kecil yang dibuat mikroba dan berguna
- pemutihan — kehilangan warna pada karang karena stres
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat terumbu karang? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
- Menurut Anda, apa yang bisa dilakukan untuk melindungi terumbu karang?
- Mengapa metabolit bioaktif dari mikroba bisa penting menurut artikel?
Artikel terkait
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.