Di Amerika Serikat, sektor transportasi menjadi kontributor emisi karbon terbesar, dengan kendaraan pribadi menyumbang emisi lebih banyak daripada gabungan seluruh moda transportasi umum. Meskipun beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai dapat memotong emisi gas rumah kaca, konsumen sering bingung menentukan waktu terbaik untuk beralih.
Untuk menjawab persoalan ini, tim peneliti Roland Geyer dan Elliott Campbell mempublikasikan hasil studi mereka dalam jurnal Science. Mereka menganalisis total dampak karbon akibat penggantian mobil bensin dengan kendaraan listrik selama rata-rata 16 tahun masa pakai. Hasilnya memperlihatkan bahwa beralih ke kendaraan listrik hampir selalu menurunkan emisi gas rumah kaca.
Beberapa temuan penting dalam studi tersebut antara lain:
- Mengganti mobil bensin baru setelah satu tahun pemakaian mampu mengurangi emisi sebesar 58% selama 16 tahun.
- Dibutuhkan waktu sekitar tiga tahun agar emisi operasional kendaraan listrik mengimbangi emisi pembuatan baterainya.
- Penurunan emisi terjadi pada 92% dari seluruh skenario yang dievaluasi oleh peneliti.
Efisiensi mesin bensin konvensional terbukti sangat rendah karena hanya memanfaatkan 20% energi bahan bakar untuk menggerakkan mobil. Meski demikian, ada pengecualian pada mobil yang sangat jarang digunakan, seperti kurang dari 4.383 mil per tahun, atau wilayah yang bergantung pada batu bara. Oleh sebab itu, para peneliti merekomendasikan perluasan insentif keuangan dari pemerintah.
Kata-kata sulit
- emisi — zat atau gas yang dilepaskan ke udara
- kontributor — pihak atau hal yang memberikan sumbangan
- skenario — kemungkinan urutan kejadian atau keadaan tertentu
- insentif — bantuan pendorong secara finansial bagi masyarakat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa pemerintah perlu memberikan insentif keuangan untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik?
- Menurut Anda, apa saja pertimbangan masyarakat sebelum memutuskan untuk beralih ke kendaraan listrik?
Artikel terkait
Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih Palestina
Vivien Sansour mendirikan Perpustakaan Benih Warisan Palestina untuk menyelamatkan benih, tanaman, dan kisah pangan. Proyek itu berbasis di Battir dan menuntut perlindungan budaya serta pengetahuan pertanian di tengah penghancuran lahan.