Pada 31 Juli 2025 pasukan Israel meratakan unit multiplikasi benih milik Union of Agricultural Work Committees (UAWC) di Hebron. Unit ini dibangun sejak 2010 dan merupakan satu‑satunya bank benih di West Bank. Organisasi menyatakan unit itu menyimpan lebih dari 70 varietas benih leluhur lokal.
UAWC mengatakan kehancuran terjadi cepat dan tanpa pemberitahuan. Buldozer dan alat berat merusak alat, bahan perbanyakan, dan infrastruktur sehingga tinggal puing. Sebuah video kerusakan dibagikan di Facebook. Aktivis menyebut penyimpanan benih sebagai arsip hidup pengetahuan pertanian dan warisan budaya.
Ada juga laporan tentang bank benih lain yang dirusak, misalnya bank benih Baladi di Al‑Qarara, Gaza, yang pernah dibombardir dan merusak gandum, bayam, dan jelai pribumi.
Kata-kata sulit
- meratakan — menghancurkan atau membuat sesuatu menjadi rata
- bank benih — tempat menyimpan dan melestarikan benih tanaman
- varietas — jenis atau variasi dari tanaman atau benih
- leluhur — asal atau keturunan lama dari suatu tanaman
- perbanyakan — proses penggandaan jumlah benih atau tanaman
- puing — sisa bangunan atau reruntuhan setelah rusak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut teks penyimpanan benih dianggap penting?
- Apa yang bisa dilakukan untuk melindungi bank benih dari kerusakan?
- Pernahkah Anda melihat atau mendengar tentang bank benih di daerah Anda? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024
Pemberontakan pelajar pada July 2024 menggulingkan Sheikh Hasina pada August 5, 2024. Pemerintahan sementara Muhammad Yunus melarang Awami League pada May 2025, dan mantan menteri Asaduzzaman Khan Kamal dihukum mati oleh ICT pada November 17, 2025.
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.