Sektor transportasi di Amerika Serikat menghasilkan banyak emisi karbon. Kendaraan pribadi menjadi penyumbang emisi terbesar. Oleh karena itu, banyak pengemudi ingin beralih ke mobil listrik. Namun, konsumen bingung apakah mereka harus menunggu sampai mobil bensin mereka rusak total.
Para peneliti mempelajari masalah ini dalam sebuah studi baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengganti mobil bensin dengan mobil listrik hampir selalu mengurangi emisi. Bahkan jika mobil bensin masih baru, beralih ke mobil listrik tetap memotong emisi dalam jangka panjang.
Mesin bensin biasa membuang banyak energi sebagai panas. Sementara itu, mobil listrik jauh lebih efisien. Insentif dari pemerintah dapat membantu lebih banyak orang membeli mobil listrik dengan lebih cepat.
Kata-kata sulit
- emisi — pencemaran gas yang dilepaskan ke udara
- beralih — berpindah dari satu hal ke hal lain
- konsumen — orang yang membeli atau menggunakan barang
- efisien — bekerja dengan baik tanpa membuang energi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu mau menggunakan mobil listrik di kota tempat tinggalmu?
- Menurut kamu, apa cara terbaik untuk mengurangi emisi dari kendaraan?
Artikel terkait
Perawatan dua langkah aktifkan regenerasi pada mamalia
Penelitian Texas A&M di Nature Communications menunjukkan perawatan dua langkah setelah luka menutup dapat merangsang jaringan mirip blastema dan memicu pembentukan kembali tulang serta jaringan ikat pada mamalia. Metode ini mungkin cepat diuji secara klinis.
Citra Langsung Dua Nova Menunjukkan Aliran Gas dan Pengeluaran Tertunda
Astronom mengambil citra langsung dua nova beberapa hari setelah letusan dengan detail tinggi. Pengamatan menunjukkan aliran gas kompleks, kasus pengeluaran tertunda, dan hubungan antara tumbukan aliran dengan sinar gamma.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.