LingVo.club
Level
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai — Level B2 — Dilapidated house by a river with a boat

Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad NaiCEFR B2

5 Nov 2025

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
292 kata

Huai Hin Lad Nai, sebuah desa Masyarakat Adat Karen di Wiang Pa Pao, Chiang Rai, hidup di atas lebih dari 10.000 rai hutan dan telah mendapat beberapa penghargaan konservasi, termasuk UN Forest Hero Award. Dari luas itu hanya 1.632 rai digunakan untuk bercocok tanam. Desa ini dinyatakan sebagai zona perlindungan cara hidup adat pertama di Thailand.

Pada September 2024 desa dilanda banjir dan longsor yang penduduk sebut bencana sekali seumur hidup. Dampak langsung termasuk sawah dan kebun teh yang rusak serta beberapa keluarga kehilangan babi, sumber pendapatan penting. Potongan video dan laporan berita menuding praktik bercocok tanam rotasi dan monokultur, sementara beberapa akademisi menyalahkan komunitas atas penebangan. Kelompok masyarakat sipil menilai laporan itu menyebarkan misinformasi dan memperkuat stereotip negatif.

Penelitian yang dipresentasikan pada acara Februari 2025 menunjukkan kombinasi faktor: perubahan iklim dan dampak konsesi penebangan masa lalu kemungkinan besar berperan. Dosen Jatuporn Teanma menyebut pola La Niña yang menyebabkan hujan deras dan penghentian monsun di Chiang Rai, serta fakta bahwa beberapa area pernah terbuka untuk konsesi sebelum 1989 sehingga pohon yang tersisa lebih banyak kayu lunak. Penelitian juga menemukan beberapa longsor terjadi di kawasan hutan yang dilindungi oleh komunitas dan tidak dipakai untuk bercocok tanam, sehingga penyebab bencana lebih kompleks daripada satu klaim sederhana.

Pemimpin dan anggota komunitas menekankan peran pengetahuan tradisional, misalnya pengamatan perilaku hewan sebelum banjir. Mereka berharap menggabungkan pengetahuan tersebut dengan ilmu dan teknologi untuk mengembangkan sistem pemantauan jangka panjang dan menjadi model bagi komunitas lain. Namun hambatan nyata tetap ada: hukum Thailand tidak mengakui kepemilikan komunal, undang-undang kehutanan memberi pemerintah kontrol atas lahan hutan, dan respons bencana yang tersentralisasi sering mengharuskan otoritas lokal menunggu agen dari Bangkok. Aktivis menyerukan amandemen konstitusi untuk melindungi hak komunitas dan memperjelas bahwa sumber daya alam milik setiap warga, bukan hanya negara.

Kata-kata sulit

  • konservasiperlindungan dan pemeliharaan lingkungan atau sumber daya alam
  • monokulturpenanaman satu jenis tanaman di area luas
  • konsesiizin resmi untuk mengelola atau memanfaatkan lahan
  • penebanganpemotongan pohon dalam jumlah untuk diambil kayunya
  • kepemilikan komunalkondisi ketika tanah dikuasai dan dipakai bersama oleh komunitas
  • amandemen konstitusiperubahan resmi pada aturan dasar negara atau undang-undang dasar
  • otoritaslembaga atau pejabat yang berwenang membuat keputusan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana penggabungan pengetahuan tradisional dan ilmu pengetahuan modern dapat membantu pencegahan bencana di komunitas seperti ini? Berikan contoh atau alasan.
  • Apa dampak jika hukum tidak mengakui kepemilikan komunal terhadap kemampuan komunitas mengelola hutan dan merespons bencana?
  • Bagaimana peran media dan akademisi dalam membentuk opini publik tentang penyebab bencana, menurut teks? Berikan pandangan Anda.

Artikel terkait