Bendungan Tambang Runtuh di LubumbashiCEFR A2
29 Nov 2025
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Max Tcvetkov, Unsplash
Pada 4 November 2025 sebuah bendungan di tambang dekat Lubumbashi, Provinsi Haut-Katanga, runtuh dan melepaskan air asam yang beracun. Tambang itu dijalankan oleh Congo Dongfang Mining (CDM), anak perusahaan Zhejiang Huayou Cobalt Ltd.
Air beracun masuk ke rumah, jalan, dan pasar Moïse Katumbi sehingga beberapa pedagang berhenti berdagang. Ikan mati banyak ditemukan di tepi Sungai Lubumbashi dan beberapa sumur penduduk tercemar. Saksi mengatakan CDM membuat saluran untuk membuang limbah, dan warga melaporkan banjir serupa setiap musim hujan sejak 2012. Pejabat provinsi mengunjungi lokasi, sementara CDM membantah bertanggung jawab.
Pada 6 November 2025 pemerintah menangguhkan aktivitas CDM selama tiga bulan. Pada 22 November 2025 diumumkan akan ada penyelidikan untuk mencari pihak yang bertanggung jawab.
Kata-kata sulit
- tambang — Tempat mengambil mineral atau logam dari tanah.
- standar — Ukuran atau ketentuan yang harus diikuti.
- pencemaran — Proses membuat sesuatu menjadi kotor atau tidak murni.
- masyarakat — Sekelompok orang yang tinggal bersama.
- tindakan — Langkah atau cara melakukan sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa standar lingkungan penting untuk diikuti?
- Apa dampak pencemaran terhadap masyarakat?
- Bagaimana cara perusahaan dapat bertanggung jawab?
Artikel terkait
Imunisasi RSV Sepanjang Tahun Kurangi Risiko Wabah Musiman
Sebuah studi menemukan bahwa akses imunisasi RSV sepanjang tahun dapat mengurangi kemungkinan wabah musiman besar di AS. Peneliti membandingkan pola di kota dan desa dan merekomendasikan vaksinasi kapan saja untuk wanita hamil dan anak kecil.
Indonesia Perketat Aturan Platform Digital
Pemerintah Indonesia memperketat pengaturan platform digital dan menuntut transparansi moderasi konten. Aturan memberi wewenang menghapus konten dan memblokir platform, namun kritik mengatakan ketentuan itu masih kabur dan bisa mengganggu kebebasan berbicara.