Bendungan Tambang Runtuh di LubumbashiCEFR B2
29 Nov 2025
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Max Tcvetkov, Unsplash
Pada 4 November 2025 sebuah bendungan di tambang dekat Lubumbashi, Provinsi Haut-Katanga, runtuh dan melepaskan sejumlah besar air asam beracun. Tambang itu dijalankan oleh Congo Dongfang Mining (CDM), anak perusahaan Zhejiang Huayou Cobalt Ltd. Air limbah bergerak di parit pinggir jalan, meluap ke rumah dan jalan, serta membanjiri pasar Moïse Katumbi sehingga aktivitas perdagangan terganggu.
Saksi menyatakan CDM membuat saluran melalui dinding selatan lokasi untuk membuang air limbah. Warga melaporkan banjir dan keruntuhan rumah yang berkaitan dengan pembuangan limbah setiap musim hujan sejak 2012, dan NGO Afrewatch sudah memperingatkan perusahaan serta otoritas pada 2020. Tumpahan mengandung logam berat berbahaya seperti timbal dan arsenik, dan beberapa sumur penduduk tercemar.
Peneliti lingkungan Dickson Kabange memperingatkan erosi ekosistem, hilangnya spesies air, dan risiko penyakit bagi manusia yang bisa berujung pada kematian tanpa tindakan pencegahan negara. Karena kemiskinan, beberapa keluarga mengumpulkan ikan mati untuk dimakan atau dijual; Patrick Tshimanga melaporkan ia mengumpulkan 70 ikan nila dan 55 ikan lele, lalu memakan dan menjual sebagian meski diberi tahu ikan itu beracun.
Kelompok masyarakat sipil seperti Resource Matters, konsorsium Mazingira pour Tous, dan Justicia Asbl menuntut sanksi tegas, penuntutan terhadap eksekutif CDM, dan pembersihan sungai segera. Pemerintah menangguhkan semua aktivitas CDM selama tiga bulan pada 6 November 2025, dengan kemungkinan perpanjangan, dan pada 22 November 2025 Menteri Kehakiman Guillaume Ngefa mengatakan penyelidikan akan dibuka untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan memulai proses hukum. Kasus ini juga menyorot kekhawatiran lebih luas tentang pertambangan tembaga dan kobalt di Haut-Katanga, Lualaba, dan Tanganyika, di mana beberapa perusahaan terutama asal China mengekstrak mineral tersebut.
Kata-kata sulit
- bendungan — struktur yang menahan aliran air di sungai
- melepaskan — mengeluarkan zat atau cairan ke lingkungan
- air limbah — cairan buangan dari aktivitas industri atau rumah
- beracun — mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia
- tercemar — terkena zat berbahaya sehingga tidak bersih
- erosi — proses pengikisan tanah atau lingkungan oleh air
- sanksi — hukuman atau tindakan terhadap yang melanggar aturan
- penuntutan — tindakan mengajukan kasus ke pengadilan
- menangguhkan — menghentikan sementara kegiatan atau proses
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa tindakan prioritas yang menurut Anda harus dilakukan pemerintah untuk melindungi kesehatan warga setelah tumpahan ini? Jelaskan alasan Anda.
- Bagaimana kemiskinan mempengaruhi cara beberapa keluarga menangani ikan mati menurut teks? Berikan contoh dari artikel.
- Apa peran kelompok masyarakat sipil dan NGO dalam kasus ini menurut artikel, dan mengapa peran itu penting?
Artikel terkait
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
Pelanggaran Aturan Wisata Hiu Paus di El Azul
Studi dengan rekaman drone (2016 dan 2022) menemukan bahwa perahu wisata dan perenang sering melanggar aturan di El Azul, lokasi hiu paus seluas 400 km². Penulis merekomendasikan pengawasan lebih baik, regulasi diri pemandu, dan investasi jangka panjang.
Semprotan Berkabut Tanpa Jarum untuk Mengobati Infeksi Kebal Obat
Peneliti dari Universitas Missouri mengembangkan semprotan berkabut tanpa jarum yang mengantar antibiotik pilihan terakhir langsung ke jaringan yang terinfeksi. Metode ini diuji untuk mengatasi MRSA sambil mengurangi risiko kerusakan organ.