Permintaan global untuk baterai meningkat pesat, sehingga daur ulang menjadi penting. Sebuah tim peneliti melaporkan metode lebih cepat dan hemat energi untuk memulihkan logam dari baterai bekas. Mereka meneliti larutan berair yang disebut amino klorida.
Di antara larutan itu, varian berbasis hydroxylammonium chloride (HACl) menunjukkan kinerja terbaik. Metode hidrometalurgi melarutkan logam ke cairan lalu memisahkannya. Pelarut organik biasa dapat bersifat toksik, sedangkan larutan berair ini bekerja lebih cepat pada suhu kamar.
Setelah ekstraksi, logam yang dipulihkan diolah kembali menjadi bahan baterai baru dalam uji coba. Metode ini menggunakan kondisi lembut dan mungkin lebih ramah lingkungan, namun belum jelas seberapa cepat cara ini dapat diperluas ke industri.
Kata-kata sulit
- daur ulang — proses membuat bahan bekas menjadi bahan baru
- memulihkan — mengambil kembali sesuatu agar bisa digunakan
- larutan — cairan yang mengandung zat terlarutlarutan berair, larutan itu, larutan berair ini
- hidrometalurgi — cara menggunakan cairan untuk mengambil logam
- toksik — zat yang berbahaya bagi kesehatan
- ekstraksi — proses mengambil bahan atau zat dari campuran
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah di kotamu ada tempat untuk daur ulang baterai bekas? Jelaskan singkat.
- Menurutmu, mengapa metode yang hemat energi penting untuk industri?
- Pernahkah kamu membuang baterai di tempat sampah biasa? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Pembatasan Energi Terbarukan di Republik Dominika
Laporan OC menyatakan pembangkit surya di Republik Dominika sering dibatasi sehingga perusahaan energi kehilangan sekitar USD 5.17 juta pada Januari–Juni 2025. Pembatasan ini menaikkan biaya dan memperlambat transisi energi karena jaringan dan penyimpanan belum memadai.
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Masalah Operasi Menghambat Energi Terbarukan di Republik Dominika
Republik Dominika menambah energi terbarukan namun masalah operasi jaringan menyebabkan pemborosan dan meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil. Pemerintah menyatakan darurat dan ada pembatasan produksi yang besar pada 2025.