Masalah Operasi Menghambat Energi Terbarukan di Republik DominikaCEFR A1
19 Des 2025
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Rush Energy Drink, Unsplash
- Republik Dominika memakai lebih banyak energi terbarukan.
- Ada masalah pada jaringan listrik negara.
- Masalah itu membuat energi terbarukan dibuang.
- Negara harus pakai bahan bakar fosil lagi.
- Presiden menyatakan keadaan darurat.
- Pembatasan produksi dipakai oleh otoritas jaringan.
- Ini menaikkan biaya listrik.
- Beberapa orang minta investasi pada penyimpanan.
Kata-kata sulit
- energi terbarukan — energi dari sumber yang bisa diperbarui
- jaringan listrik — sistem kabel untuk membawa listrik
- buang — mengeluarkan sesuatu dari suatu tempatdibuang
- bahan bakar fosil — bahan yang dibakar dari sisa makhluk purba
- keadaan darurat — situasi penting yang perlu tindakan cepat
- penyimpanan — ruang atau fasilitas untuk menjaga barang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju negara memakai lebih banyak energi terbarukan?
- Apakah menurutmu investasi pada penyimpanan penting?
Artikel terkait
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.
Molekul Baru Menyimpan Energi Surya untuk Panas Malam
Para peneliti UC Santa Barbara mengembangkan molekul organik bernama pyrimidone yang menangkap cahaya matahari, menyimpan energi dalam ikatan kimia, dan melepaskannya sebagai panas saat diperlukan. Material ini larut dalam air dan dapat dipompa melalui kolektor surya.
Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih Palestina
Vivien Sansour mendirikan Perpustakaan Benih Warisan Palestina untuk menyelamatkan benih, tanaman, dan kisah pangan. Proyek itu berbasis di Battir dan menuntut perlindungan budaya serta pengetahuan pertanian di tengah penghancuran lahan.