Transisi Energi dan Pembiayaan Iklim di Asia SelatanCEFR A2
26 Nov 2025
Diadaptasi dari Qian Sun, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Aqeel Ahmed Zia, Unsplash
Asia Selatan sedang mengubah sistem energi dan mencari pembiayaan internasional karena dampak iklim. Banjir Pakistan pada 2022 mengungsikan lebih dari 30 juta orang dan merusak ekonomi setara hampir satu persepuluh PDB. Di Nepal, gletser Himalaya mencair cepat, mengancam air dan meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor.
Aturan dan dana iklim sering dibuat di ibu kota negara kaya. Alat pasar seperti Clean Development Mechanism, perdagangan karbon Pasal 6, dan Voluntary Carbon Market mencoba menarik dana swasta. Namun banyak nilai finansial kembali ke negara kaya melalui bunga, biaya konsultasi, impor teknologi, atau pembayaran utang.
Tiongkok kini memasok panel, baterai, dan rekayasa pembangkit air. Proyek seperti Delta Blue Carbon mulai 2015 bertujuan memulihkan 350,000 hektare mangrove, tetapi ada kekhawatiran tentang transparansi dan pembagian pendapatan. Pakistan juga menerbitkan Green Eurobond pada 2021 senilai USD 500 million untuk membiayai bendungan.
Kata-kata sulit
- perubahan — Situasi yang berbeda dari sebelumnya.
- merusak — Membuat sesuatu tidak baik atau hilang.
- pembiayaan — Proses memberi uang untuk suatu tujuan.
- teknologi — Alat atau cara yang digunakan untuk membantu.
- ramah — Baik dan tidak merugikan.
- mengalir — Berkelanjutan dengan gerakan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa pembiayaan iklim penting untuk negara-negara ini?
- Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki sistem pembiayaan iklim?
- Bagaimana dampak perubahan iklim mempengaruhi kehidupan sehari-hari?
Artikel terkait
Program Pendapatan Dasar di St. Louis Tingkatkan Keamanan Ekonomi
Penelitian dari St. Louis menunjukkan pembayaran tunai rutin tanpa pembatasan meningkatkan keamanan ekonomi, kesehatan kredit, dan kualitas hidup keluarga berpenghasilan rendah. Program memberikan $500 per bulan selama 18 bulan kepada keluarga dengan anak sekolah.
Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklir
Kazakhstan menyepakati proyek dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga menggunakan reaktor HPR-1000 (2,4 GW). Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan listrik dan mengurangi ketergantungan pada batu bara.