Kerusakan Lingkungan di Gaza dan Tantangan RekonstruksiCEFR A2
6 Nov 2025
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Emad El Byed, Unsplash
Gencatan senjata memberi ruang bagi bantuan kemanusiaan dan fokus pindah ke pembangunan kembali Gaza. Seorang kepala organisasi, Masum Mahbub dari Human Concern USA, menyebut kerusakan itu sebagai salah satu bencana lingkungan terbesar abad ini.
Mahbub mengatakan tanah, air, dan udara tercemar. Hampir 70 persen lahan pertanian lenyap, kebun zaitun ditebang, pipa air hancur, dan semua lima instalasi pengolahan air limbah rusak. Memompa air laut ke terowongan berisiko meracuni akuifer yang memasok lebih dari dua juta orang.
Bom juga merusak panel surya atap sehingga rumah dan rumah sakit kehilangan pasokan listrik mandiri. Mahbub menekankan rekonstruksi perlu membersihkan polusi untuk memulihkan air, tanah, dan kesehatan publik.
Kata-kata sulit
- menderita — merasakan sakit atau kesulitan.
- blokade — penghalangan komunikasi atau pergerakan.
- keluarga — sekelompok orang yang hidup bersama.
- makanan — barang yang dimakan untuk hidup.
- air — cairan yang diperlukan untuk hidup.
- masalah — sesuatu yang sulit atau rumit.
- lingkungan — lihat sekeliling kita, termasuk alam.
- upaya — usaha untuk mencapai sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk membantu Gaza?
- Bagaimana cara kita bisa membantu lingkungan?
- Apa dampak koneksi global dalam pemulihan Gaza?
Artikel terkait
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.
Investasi Tiongkok dan Ancaman pada Hutan Cekungan Kongo
Hutan Cekungan Kongo dan masyarakat adat menghadapi tekanan dari aktivitas investasi dan penebangan. Organisasi lokal dan peneliti mengatakan kegiatan itu mempercepat hilangnya hutan dan mengancam mata pencaharian serta pengetahuan tradisional.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.