Banjir dan longsor di Himachal Pradesh setelah hujan ekstremCEFR B2
4 Jan 2026
Diadaptasi dari GV South Asia, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Hrishikesh Sarode, Unsplash
Hujan ekstrem tahun ini memperparah kerentanan wilayah Himalaya dan memicu banjir, hujan berat, serta longsor di Himachal Pradesh. Distrik Mandi mengalami dampak paling berat pada bulan Juni. Di desa Thunag, Balaram Singh, mantan pejabat berusia 72 tahun, kehilangan putra, menantu perempuan, dan dua cucu ketika air, hujan lebat, dan longsor melanda, meskipun rumahnya dibangun agak jauh dari sungai Beas.
Banjir berulang terjadi di seluruh negara bagian: pada 2023 Shimla, Solan, dan Bilaspur pernah dilanda hujan deras, dan pada 2024 Kangra menghadapi hujan berat. Di Mandi, hujan memicu longsor yang menewaskan orang bahkan hingga September. Operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung sampai Juli dengan penggunaan drone dan anjing pelacak. Beberapa keluarga masih menunggu kepastian; misalnya, Bhavana Thakur mengatakan suaminya belum pulang sejak Juni dan putra mereka yang berusia 7 tahun terus menanyakan ayahnya.
Tenaga kesehatan mencatat meningkatnya masalah kesehatan mental. Profesional seperti Guddo Sharma melaporkan gejala stres pascatrauma: gangguan tidur, kecemasan saat hujan, dan ketakutan terus-menerus kehilangan segalanya. Relawan seperti Som Dev menyoroti pentingnya dukungan komunitas untuk membantu pemulihan psikologis.
Para ahli menyalahkan banyak kerusakan pada pembangunan tidak terencana di zona sungai dan dataran banjir. Bantuan material datang dari tentara, sementara Kepala Menteri Himachal Pradesh Sukhvinder Singh Sukhu mengumumkan INR 7 crore pada Juli dan Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan INR 1,500 crore pada September. Sebuah rencana aksi 2024 tentang "Perubahan Iklim dan Kesehatan Mental" diluncurkan, tetapi dampaknya di lapangan belum terlihat. Banyak penyintas mencoba tetap sibuk, seperti Singh yang mengurus ladang, meski kenangan tragedi terus menghantui.
Kata-kata sulit
- kerentanan — kondisi mudah terkena bahaya atau kerusakan
- memicu — menyebabkan sesuatu terjadi atau timbul
- longsor — pergerakan tanah turun cepat dari lereng
- pascatrauma — gangguan psikologis setelah pengalaman sangat traumatis
- penyelamatan — tindakan menyelamatkan orang dari bahaya
- penyintas — orang yang selamat dari bencana atau kecelakaan
- pembangunan — proses membuat bangunan atau fasilitas baru
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana dukungan komunitas dapat membantu pemulihan psikologis penyintas?
- Langkah apa yang perlu diambil untuk mengurangi kerusakan akibat pembangunan tidak terencana di zona sungai?
- Bagaimana hujan ekstrem dan longsor mengubah kehidupan keluarga seperti keluarga Balaram Singh?
Artikel terkait
Pohon Natal Nyata: Produksi, Harga, dan Perawatan
Setelah Thanksgiving, banyak keluarga AS memasang dekorasi dan membeli pohon Natal nyata. Industri menghadapi tarif tinggi dan tantangan produksi, sehingga harga bisa berubah; pendidik extension Bill Lindberg memberi informasi dan tips perawatan.
Suara Masyarakat Adat dan Sipil di COP30 Belém
COP30 di Belém menonjol karena kehadiran masyarakat sipil dan kenaikan partisipasi masyarakat adat. Konferensi mengakui hak teritorial adat dan meluncurkan inisiatif dana hutan, sementara aksi jalan dan pawai besar menyuarakan tuntutan sosial.
COP30 di Belém: Tekanan Karibia untuk Keadilan Iklim
COP30 berlangsung di Belém, Brazil, dari 10 hingga 21 November untuk melanjutkan pembicaraan tentang krisis iklim. Negara-negara Karibia menuntut keadilan iklim dan agenda Loss and Damage setelah Hurricane Melissa menyebabkan kerusakan besar.
Perempuan dan Imersi Hutan oleh RADD di Kamerun
RADD mengadakan kegiatan imersi hutan untuk perempuan pada 17 November 2025 di Kamerun, bertepatan dengan COP30 di Belém, Brasil (10–21 November 2025). Kegiatan ini ingin menguatkan hubungan perempuan dengan hutan dan solusi iklim lokal.