Krisis Air dan Properti di Guanacaste, Costa RicaCEFR A2
21 Apr 2026
Diadaptasi dari Liz Carrigan, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Erick Morales Oyola, Unsplash
Guanacaste adalah provinsi kering di Costa Rica dengan pantai yang menarik wisatawan. Musim kemarau biasanya dari Desember hingga April dan suhu bisa mencapai 35 derajat Celsius. Costa Rica juga melindungi banyak wilayah dan menargetkan listrik 100 persen terbarukan.
Sejak awal 2000-an dan selama pandemi, pembelian properti pantai oleh pembeli asing dan nomaden digital meningkat. Di kota seperti Tamarindo dan Nosara, hingga 60 persen rumah kosong selama enam bulan atau lebih. Masalah paling mendesak adalah air: pengembang sering mendapat akses sementara komunitas lokal kekurangan air. Penelitian dan laporan Maret 2026 menunjukkan penurunan kualitas air dan beberapa akuifer bermasalah.
Kata-kata sulit
- provinsi — Wilayah administrasi besar dalam satu negara
- kemarau — Periode panjang tanpa atau sedikit hujan
- terbarukan — Energi dari sumber alam yang dapat diperbarui
- nomaden digital — Orang yang bekerja jarak jauh dan berpindah
- pengembang — Perusahaan atau orang yang membangun properti
- akuifer — Lapisan tanah atau batu yang menyimpan air
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda kekurangan air memengaruhi kehidupan warga setempat?
- Apakah Anda pernah berlibur di pantai saat musim kemarau? Ceritakan singkat.
- Menurut Anda, apa yang penting untuk menjaga kualitas air?
Artikel terkait
Aerosol Bukan Penyebab Utama Kenaikan Panas Bumi
Sebuah studi baru menemukan perubahan polusi udara belakangan ini bukan penyebab utama dari meningkatnya ketidakseimbangan energi yang mendorong pemanasan global. Para peneliti menemukan tren aerosol berlawanan di belahan bumi yang sebagian besar saling meniadakan.
Debu berlian bukan pilihan untuk mendinginkan Bumi
Penelitian dari Washington University menunjukkan debu berlian sintetik yang dibuat lewat sintesis detonasi menyerap lebih banyak panas daripada memantulkan cahaya. Para peneliti menyimpulkan material ini tidak cocok untuk stratospheric aerosol injection (SAI).
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.